SuaraSumedang.id - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Artha, mengapresiasi langkah Pupuk Kaltim bersama Pupuk Indonesia mendorong produktivitas hasil pertanian masyarakat melalui program demplot.
Kepala Dinas Pertanian Bangli Made Alit Parwata turut melihat hasil panen, dirinya optimis produktivitas pertanian Kabupaten Bangli dapat lebih dioptimalkan.
Tidak hanya pada bawang merah sebagai komoditas andalan, tapi juga tanaman pangan dan jenis hortikultura lainnya, seperti dilansir dari suara.com Selasa (30/08/2022).
"Kami harap demplot ini turut digelar Pupuk Kaltim pada komoditas lainnya, sekaligus membantu petani melakukan uji kandungan hara pada lahan,” ujar Made Alit.
“Agar pemupukan bisa tepat jenis dan jumlahnya," kata Kepala Dinas Pertanian Bangli Made Alit Parwata Selasa (30/08/2022).
Menurut Made Alit, sebagai salah satu komoditas yang berpengaruh pada inflasi, ketersediaan bawang merah di pasaran sangat dipengaruhi oleh keberhasilan petani.
Sehingga input inovatif tentu sangat dibutuhkan agar provitas maksimal dari varietas tersebut dapat tercapai.
Terlebih saat ini banyak jenis pupuk yang ditawarkan dengan berbagai keunggulan, namun belum tentu sesuai dengan kondisi lahan masyarakat.
Namun pola demplot Pupuk Kaltim dinilai sangat relevan untuk menguji efektivitas pupuk yang digunakan, dengan memastikan dosis spesifik pupuk sesuai karakteristik lahan.
Baca Juga: Demplot Pupuk Kaltim, Capai Produksi Bawang Merah Kintamani Naik hingga 41 Persen
"Hal ini jelas berdampak terhadap efektivitas pemanfaatan pupuk dengan ujicoba dan pengaplikasian langsung,” ujar Kepala Dinas Pertanian Bangli.
“Semoga program ini terus dikembangkan Pupuk Kaltim," tandas Made Alit.
Sebagai informasi tambahan, program Demonstration Plot (Demplot) yang dilakukan Pupuk Kaltim memasuki tahap dua komoditas bawang merah di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli, Provinsi Bali.
Pengembangan tersebut mencatat panen bawang merah hasil demplot di Desa Songan Kintamani mencapai rata-rata 12 ton per Hektare (Ha), atau naik 41 persen dari sebelumnya.
Mewakili petani, Mangku Juliawan Edy dari Komunitas Petani Muda Keren menyebut penggunaan NPK Pelangi JOS terbukti mampu menjadikan tanah lebih sehat.
Meskipun pemakaian pupuk pada cuaca yang tidak menentu saat ini, menjadikan tanah subur untuk produktifitas.
Berita Terkait
-
Demplot Pupuk Kaltim, Capai Produksi Bawang Merah Kintamani Naik hingga 41 Persen
-
Kementan Dapat Apresiasi DPR RI, Mampu Raih Capaian Swasembada Beras dan WTP
-
Dukung Pelestarian Budaya dan Lingkungan, Pupuk Kaltim Bersama Yayasan Puri Kauhan Ubud Gelar Nyapuh Tirah Campuhan
-
DPR Apresiasi Program Ekstensifikasi Kementan, Food Estate di Kalimantan Tengah Optimis Berlanjut
-
Ini Alasan Penambang Tak Peduli Pura Terancam demi Proyek PKB di Eks Galian C Gunaksa
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Menkeu Purbaya: Program MBG Dihentikan Selama Libur Lebaran, Lumayan Hemat Triliunan Rupiah
-
Cari Lokasi Salat Id Muhammadiyah di Palembang? Ini Daftar Titik Terdekat di Setiap Wilayah
-
Perebutan Kuasa Tertinggi Asia Pasifik, Membaca Kisah Bujang di Novel Pergi
-
Sinopsis The Ultimate Duo: Film Bae Sung Woo dan Jung Ga Ram yang Baru Rilis Setelah 7 Tahun
-
Luke Vickery Blak-blakan! Tinggal Tunggu Here We Go Bela Timnas Indonesia
-
Ubedilah Badrun Ungkap 3 Dugaan Aktor Intelektual di Balik Serangan Andrie Yunus
-
Tol MBZ Sempat Ditutup Akibat Lonjakan 270 Ribu Kendaraan, Kakorlantas: Puncak Arus Masih Tinggi
-
Data Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, 1 Syawal 1447 H Masih Tunggu Sidang Isbat
-
Soroti Perbedaan Inisial Pelaku Air Keras Andrie Yunus, Ubedilah Badrun: Koordinasi TNI-Polri Kacau
-
Kejutan Jelang Lebaran 2026: BYD Atto 1 Sukses Asapi Penjualan LCGC Sejuta Umat