SuaraSumedang.id – Banyak orang menyukai kue, meski kini banyak bermunculan kue-kue yang viral, kue basah tetap menjadi andalan banyak orang.
Buat kamu yang masih bingung mau ngapain, jual kue basah mungkin bisa jadi pilihan yang patut dicoba.
Karena peminatnya yang banyak, maka bisnis kue succulent merupakan salah satu jenis bisnis kuliner rumahan yang tidak lekang oleh waktu.
Hampir semua orang di Indonesia menyukai kue basah.
Selain kebutuhan modal yang rendah, kelebihan dari bisnis kue basah ini adalah pasarnya masih sangat luas dan cukup mudah untuk dilakukan.
Anda bisa mulai menjual rumah Anda dengan memasarkannya secara online sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan modal untuk menyewa apartemen.
Bagaimana cara memulainya?
Anda tentukan dulu kue apa yang akan Anda buat, kemudian ingin menjual jenis atau varian rasa seperti apa, kue basah apa yang bisa kamu buat dengan bahan yang murah dan banyak orang menyukainya.
Awalnya tidak perlu terlalu banyak, selanjutnya bisa ditambahkan varian kue basah di awal usaha, menyesuaikan dengan kebutuhan atau keinginan pembeli.
Baca Juga: Fakta Menarik Negara Terkaya di Dunia, Punya Tingkat Kepemilikan Mobil Tertinggi
Hitung semua modal dan biaya operasional dengan cermat, sekaligus hitung biaya pemasaran internet dan cari tahu keuntungan untuk setiap kue yang terjual.
Jangan lupa, Anda juga harus memiliki pemahaman yang baik tentang berapa lama kue basah yang Anda siapkan akan bertahan agar tidak membahayakan pelanggan Anda.
Lalu mulailah memasarkan kue Anda di media sosial sambil mendaftar sebagai mitra e-commerce sehingga pembeli tidak kesulitan membeli dari Anda.
Seperti dilansir dari yoursay.suara.com Kamis (01/09/2022), berikut tips menjual kue basah
1. Perbanyak inovasi produk
Jika toko kue Anda sudah berdiri dan berjalan, Anda dapat mengundang orang-orang terdekat Anda yang berbakat dalam pembuatan kue untuk menurunkan produknya di toko Anda.
Berita Terkait
-
Siasat Penjual Kue Basah Tradisional Palembang Saat Harga Telur Masih Tinggi: Beli Telur Retak
-
Harga Telur Ayam Meledak, Para Pelaku UMKM Dilema
-
Cobain, Peluang Bisnis Kue Basah yang Masih Menjanjikan dan Tips Suksesnya!
-
Wanita Asal Kota Semarang Ini Terima Pesanan Cake Tak Lumrah, Ada yang Berbentuk Alat Kelamin Pria
-
Hampers Kue Tradisional, Inovasi Kekinian Kenalkan Ragam Kue Basah Palembang
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan