/
Jum'at, 02 September 2022 | 14:58 WIB
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi (Suara.com/Alfian Winnato)

SuaraSumedang.id - Komnas Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Andy Yentriyana angkat bicara terkait kasus Brigadir J.

Andy Yentriyani meyakini adanya dugaan kekerasan seksual yang dilakukan Brigadir J pada Putri Chandrawati.

Baginya terdapat petunjuk awal yang perlu ditindak lanjuti oleh penyidik.

"Kami menemukan bahwa ada petunjuk-petunjuk awal yang perlu ditindaklanjuti oleh pihak penyidik baik dan keterangan P dan FS mengenai peristiwa ini, ujarnya dikutip dari PMJ NEWS Jumat (2/9/22).

Dia juga mengatakan ada beberapa hal yang membuat orang yang bersangkutan tidak melapor dari awal.

Salah satunya, menurut Andy Yentriyani rasa menyalahkan diri sendiri.

"Posisi sebagai istri dari seorang petinggi kepolisian pada usia yang jelang 50 tahun, memiliki anak perempuan maupun laki-laki pada ancaman dan menyalahkan diri sendiri, sehingga merasa lebih baik mati. Ini disampaikan (Putri) berkali-kali," ujarnya.

Menurutnya kondisi yang terjadi ini sangat kompleks.

"Hal itu sangat kompleks dan dapat dipengaruhi oleh konstruksi gender, usia, juga kekuasaan lainnya," pungkasnya.

Baca Juga: Soal Rekomendasi Komnas HAM Adanya Dugaan Kekerasan Seksual Brigadir J, Mahfud MD Komentar Begini

Load More