SuaraSumedang.id - Perkembangan bisnis di Dunia dari waktu ke waktu semakin menuju digitalisasi.
Pelbagai tantangan dan rintangan terus menimpa para pengusaha yang baru memulai bisnisnya dan mereka yang sudah berpengalaman.
Strategi dan konsep yang mereka miliki harus menjadi landasan yang kokoh bagi bisnis yang ingin mereka jalankan agar dapat bertahan dalam suasana masyarakat di era 5.0.
Sejak memasuki era ini, kita harus terus meningkatkan kinerja sumber daya manusia yang terampil untuk menggunakan berbagai teknologi canggih di era 5.0 masyarakat.
Kecerdasan buatan merupakan satu di antara produk yang muncul di era Society 5.0, di mana pengoperasiannya memerlukan keahlian khusus dari departemen SDM.
Perusahaan secara perlahan akan mengembangkan bisnisnya dengan AI. N
amun, beberapa orang yang hanya ingin membangun bisnisnya di era masyarakat 5.0 terdapat alat penting untuk mempersiapkan konseptualisasi, strategi dan kontrol jika perusahaan yang dibangun ingin meletakkan dasar AI.
Alat tersebut disebut Business Model Canvas (BMC).
Alat kanvas tunggal yang berfungsi sebagai alat pemetaan pikiran saat memetakan ide bisnis.
Alat ini dapat membantu seorang wirausahawan untuk merangkum ide bisnisnya dalam satu lembar dan dapat dieksplorasi lebih lanjut menjadi 9 komponen yang perlu disiapkan untuk membangun bisnis.
Baca Juga: Kerap Diatur dan Disuruh Atasan Seenaknya? Lakukan 3 Cara Ini supaya Teratasi
Bagi yang belum tahu, seperti dilansir dari Suara.com Selasa (06/09/2022), berikut 3 manfaat BMC yang bisa Anda rasakan saat membangun bisnis.
1. Bantu Kembangkan Ide Bisnis Mentah
Saat ide bisnis baru muncul, ide tersebut masih segar dan perlu diolah terlebih dahulu.
Karena ide segar adalah gambaran kasar tentang bisnis seperti apa yang ingin Anda bangun.
Ada 9 building block di BMC untuk membantu Anda yang sudah memiliki ide bisnis baru mengolahnya kembali menjadi 9 building block ini.
Kesembilan komponen tersebut meliputi Segmen Pelanggan, Hubungan Pelanggan, Saluran, Aliran Pendapatan, Proposisi Nilai, Sumber Daya Utama, Aktivitas Utama, Kemitraan Utama, dan Struktur Biaya.
Berita Terkait
-
Ulasan Buku 88 Strategi Bisnis ala Rasulullah yang Tak Pernah Rugi
-
Guna Tingkatkan Wirausaha, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Pelatihan dan Pemberdayaan di Banyuwangi
-
Ciptakan Ekosistem Wirausaha KemenKopUKM Kolaborasi Bersama Telkomsel, dan Emtek
-
MenKopUKM: Cetak Wirausaha Baru Dari Kampus Lewat Inkubator Bisnis
-
Depok Luncurkan Program 5.000 Wirausaha Baru dan 1.000 Perempuan Pengusaha
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global
-
Tio Pakusadewo Dilarikan ke Rumah Sakit, Sahabat Beberkan Kondisi Terkini
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
-
7 Fakta Proyek Rp5 Triliun Akademi Olahraga Terbesar Dunia di Rancabungur Bogor
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
Ahli Waris Protes Keras Rencana Revitalisasi Kawasan Sriwedari, Berpotensi Rugikan Keuangan Negara
-
Terseret Kasus Korupsi, Noel Ebenezer Ngaku Menyesal Pernah Jadi Wamenaker