TANTRUM - Pemerintah Kota Depok meluncurkan Program 5.000 Wirausaha Baru dan 1.000 Perempuan Pengusaha. Program ini ditargetkan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi Jabar.
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono melaporkan bahwa program 5.000 Wirausaha Baru dan 1.000 Perempuan Pengusaha ini ditargetkan terpenuhi dalam tiga tahun dari sekarang. Rinciannya 2.100 wirausaha baru terbentuk di tahun 2022, 2.100 tahun 2023, serta 1.800 sisanya akan direalisasikan pada 2024 mendatang.
Program ini, kata Imam, menjadi salah satu prioritas Pemda Kota Depok sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan masyarakat akan lapangan kerja. Untuk itu, Imam menyebutkan pihaknya melibatkan mentor yang akan terus membimbing seluruh peserta program, supaya usahanya terus berjalan dan bertahan di pasaran.
“Kami mencoba memberikan jalan keluar untuk alternatif kegiatan yang menambah penghasilan warga Depok. Sebuah usaha yang insyaallah bukan hanya sekadar fashion show yang dinikmati sesaat, tetapi bisa meningkatkan perekonomian keluarga dan Kota Depok,” sebut Imam.
Dalam mencetak wirausaha baru dan perempuan pengusaha, Pemda Kota Depok melengkapi dengan mentor yang akan terus membimbing para program. "Jadi bukan hanya sekedar ikut dan dapat modalnya saja,” kata Imam, saat peluncuran program ini, di Hotel Bumi Wiyata, Kecamatan Beji, Kota Depok, Senin (15/8/2022).
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang hadir dalam peluncuran program, menilai program 5.000 Wirausaha Baru dan 1.000 Perempuan Pengusaha dari Pemda Kota Depok dapat memeratakan dan mendukung pertumbuhan ekonomi Jabar.
Pertumbuhan ekonomi Jabar sebelum pendemi COVID-19 sempat menyentuh 5,7 persen. Sempat menurun terutama pada tahun pertama dan kedua pandemi, namun kini di tahun ketiga sudah mulai merangkak.
Dengan program wirausaha baru dan perempuan pengusaha, diharapkan kue ekonomi dinikmati oleh semua orang dengan prinsip keadilan sosial.
“Dengan program (wirausaha baru) ini insyaallah mereka yang belum menikmati sesuai dengan kemampuan dan kapasitasnya bisa menikmati ekonomi,” ujar Uu Ruzhanul Ulum.
Baca Juga: Mengenal Sejarah Paskibraka yang Lahir Bersamaan dengan Proklamasi Kemerdekaan RI
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati