/
Jum'at, 09 September 2022 | 09:46 WIB
Jakarta International Stadium (JIS) (instagram/@jakarta_stadium)

SuaraSumedang.id - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya buka suara terkait batalnya Jakarta International Stadium (JIS) sebagai salah satu venue yang akan dipakai Timnas Indonesia.

Diketahui, Timnas Indonesia akan menggelar laga FIFA Matchday kontra Timnas Curacao.

PSSI menilai bahwa JIS untuk sementara ini tidak layak digunakan untuk laga tersebut.

Diketahui, JIS semula menjadi satu dari dua stadion untuk menggelar laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia vs Curacao selain Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Tepatnya, untuk laga 27 September alias tiga hari setelah uji coba pertama di GBLA.

Kini, PSSI berkesimpulan bahwa JIS tidak layak dijadikan sebagai venue dengan pertandingan skala besar.

Ada beberapa hal yang menjadi catatan sehingga stadion megah ini belum bisa dipakai.

Berdasarkan hasil inspeksi tim Infrastructure Safety and Security PSSI, Stadion JIS belum memenuhi kelayakan 100% infrastruktur seperti qrea drop-off tim, sirkulasi aktivitas terkait pertandingan di outer perimeter menumpuk di barat utara.

Concourse timur area stadion belum dapat digunakan, perimeter tribun juga perlu pengkajian ulang, dan pagar perimeter di bawah concourse barat tidak kokoh. Lalu sarana pendukung seperti kantung parkir, transportasi umum, dan jalan akses menuju stadion belum sesuai standar.

Baca Juga: Cara Cek Penerima Bansos BLT BBM Rp300 Ribu, Bisa Lewat HP

"Sehingga untuk menggelar sebuah pertandingan FIFA Matchday yang mengundang animo penonton sangat banyak maka perlu dilakukan simulasi terkait jumlah penonton mulai dari 25%, 50%, 75%, 100% dari perhitungan maximum safety capacity," kata Sekjen PSSI Yunus Nusi dalam keterangan resminya. Dilansir dari Suara.com, Jumat (9/9/2022).

Lebih lanjut, kata Yunus, JIS yang megah hanya bisa menampung parkir lebih kurang 800 unit kendaraan roda empat itu sangat riskan. Padahal, jika timnas main, animo masyarakat sangatlah besar.

Selain itu, masuk ke JIS hanya satu pintu sehingga dikhawatirkan memakan waktu yang lama. Kendala lainnya adalah biaya sewa yang tinggi.

''Di samping itu terkait dengan plafon yang rendah karena bus tidak bisa masuk, bisa jadi bus tim tamu dan tim tuan rumah berhentinya di area umum, tidak di area sebagaimana mestinya yang sudah diatur . Nah kalau kita paksakan pasti akan menjadi catalan FIFA," pungkasnya

Load More