SuaraSumedang.id - Gerabah merupakan alat-alat rumah tangga yang telah terdapat semenjak jaman kuno.
Pembuatannya relatif sederhana menggunakan bahan dasar tanah liat & melalui proses yg relatif pajang.
Peralatan tempat tinggal tangga poly yg berupa gerabah. Seiring menggunakan perkembangan jaman, alat-alat ini mulai ditinggalkan.
5 Alat rumah tangga berdasarkan gerabah yang sekarang jadi pajangan dilansir yoursay.suara.com Jumat (9/9/2022).
1. Gentong
Gentong berbentuk bundar menggunakan lisan relatif mini & berdinding tebal.
Ukuran gentong bervariasi. Biasanya bisa menampung air kurang lebih 30 liter.
Fungsinya merupakan menjadi penampung air buat keperluan tempat tinggal tangga.
Sesuai fungsinya, gentong diletakkan dekat menggunakan dapur sebagai akibatnya gampang merogoh isinya waktu sedang mengolah.
Baca Juga: Hasil Tes Kebohongan Ferdy Sambo Tak Diungkap ke Publik, Ada Apa?
Saat ini fungsi gentong pada rumah tangga telah diganti menggunakan drum.
Di dapur modern sudah tidak lagi ditemukan gentong buat menyimpan air.
Kebutuhan air buat mengolah diambil eksklusif berdasarkan kran air yg tersedia.
2. Kendi
Kendi ukuran mini , umumnya bisa menampung air kurang lebih dua liter.
Bentuk badan kendi hampir seperti menggunakan gentong namun bentuk mulutnya tidak sama.
Badan dan mulut kendi dihubungkan menggunakan leher yg panjang, bermanfaat menjadi pegangan.
Fungsi kendi merupakan penampung air minum yg telah matang.
Lantaran terbuat berdasarkan tanah liat, kendi bisa mengakibatkan air pada dalamnya sebagai dingin. Fungsi kendi kini diganti sang kulkas & teko.
3. Klenthing
Bentuk badan klenthing hampir sama menggunakan gentong & kendi.
Sedang pangkalnya berbentuk 1/2 bundar , tidak datar misalnya kendi & gentong.
Bentuk pangkal ini memudahkan orang waktu membawanya.
Leher klenthing lebih panjang berdasarkan gentong tetapi lebih pendek berdasarkan kendi.
Klenthing berfungsi menjadi indera buat mengangkut air berdasarkan sumbernya ke gentong.
Seorang perempuan membawa klenthing menggunakan cara menggendongnya pada pinggang tanpa kain yg disebut “ngindit” atau menggendong pada punggung memakai kain.
Sedang buat lelaki biasa membawa klenthing menggunakan menyungginya pada atas ketua atau pada pundak.
Isi klenthing yg akan diangkut wajib penuh hingga lehernya.
Apabila tidak, maka air yg terdapat pada dalamnya akan goyang & mengakibatkan klenthing gampang pecah.
4. Padasan
Bentuk padasan sama menggunakan gentong hanya ditambah menggunakan lubang keci pada bagian bawah.
Fungsi padasan merupakan indera buat wudhu bagi umat Islam.
Lubang mini loka munculnya air biasa ditutup menggunakan tutup berbentuk panjang menggunakan cara disumbatkan.
Selain menjadi pajangan, kini padasan poly dipakai buat loka cuci tangan pada tempat tinggal makan bernuansa tradisional.
5. Kuali
Berbeda dengan gerabah, mulut kuali lebih lebar. Fungsi kuali merupakan buat mengolah sayur.
Sayur yg dimasak menggunakan kuali memiliki cita rasa yg khas, tidak sama menggunakan yg memakai panci.
Sayuran pada kuali biasa dimasak diatas tungku berbahan bakar kayu.
Peralatan berdasarkan gerabah kini semakin sporadis ditemukan.
Selain semakin susah buat diperoleh, alat-alat tadi jua gampang pecah waktu dipakai.
Lantaran nilai estetik & kesan alaminya, poly orang memakai alat-alat berdasarkan gerabah tadi buat pajangan.
Berita Terkait
-
Ingin Konsultasi Desain Interior Gratis Agar Rumah Lebih Nyaman, Begini Caranya
-
5 Inspirasi Desain Interior Rumah Japandi Minimalis Terbaru
-
5 Desain Interior Rumah Modern yang Ramah Anak
-
Kisah Sofah, Satu-satunya Perempuan Perajin Cobek yang Tersisa di Desanya
-
5 Elemen yang Harus Ada Dalam Interior Rumah ala Jepang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
BPS: 411 Ribu Warga Banten Masih Menganggur, Kualitas Lapangan Kerja Jadi Sorotan
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok
-
Menyentuh! Ayah Bunga Zainal Wafat Usai Semua Anak Berkumpul, Dimakamkan Sesuai Keinginan Istri
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?