/
Selasa, 13 September 2022 | 13:29 WIB
Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria di gedung DPRD DKI Jakarta. (Suara.com/Fakhri)

SuaraSumedang.id - Aksi hacker Bjorka membocorkan data pribadi milik pejabat di media sosial justru diragukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Data pribadi Anies Baswedan pun diduga diretas dan disebar oleh Bjorka. Akan tetapi, Anies menyebut jika data yang disebar tersebut banyak yang salah.

Anies mengaku sudah melihat data pribadinya yang disebarkan oleh Bjorka. Ia menyebut nomor HP dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) miliknya tidak sesuai.

"Iya, sayang. NIK-nya salah. Nomor HP-nya juga salah," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (13/9/2022).

Anies kemudian mengaku heran dengan sumber data yang diambil Bjorka. Bahkan ia meragukan kebenaran data yang diunggah ke publik tersebut.

"Itu nggak tahu saya, ambil datanya dari mana. Kebanyakan yang salah itu data-datanya," ucap Anies.

Sebelumnya, informasi sejumlah pejabat pemerintah Indonesia disebarkan hacker Bjorka. Terbaru adalah data Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Apakah masalah banjir dan macet sudah teratasi Pak? sebab Jakarta tak hanya Sudirman dan Thamrin," tanya Bjorka.

Adapun data yang dibocorkan tersebut mencakup nomor HP, nama lengkap, gender, NIK, KK, alamat, pendidikan, agama, golongan darah, nama istri dan orangtua, dan bahkan sampai nomor seri vaksin Covid-19.

Baca Juga: Polisi Terjunkan Raisa Amankan Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Buruh dan Mahasiswa

Sumber:Suara.com

Load More