/
Kamis, 15 September 2022 | 12:53 WIB
Rider Ducati Lenovo Francesco Bagnaia beri tekanan pada Fabio Quartararo di MotoGP Aragon 2022 (Instagram)

SuaraSumedang.id - Jelang balapan MotoGP Aragon 2022, Francesco Bagnaia memberi tekanan yang tak bisa diremehkan oleh Fabio Quartararo.

Setelah pebalap Ducati itu sukses memangkas jaraknya dari sang pemuncak klasemen MotoGP 2022 hingga 61 poin berkat empat kemenangan beruntun jelang balapan di Sirkuit Motorland Aragon.

Dalam tiga pekan ke depan, 74 poin maksimal diperebutkan ketika Aragon menjadi awal rangkaian triple header atau tiga balapan beruntun sebelum Jepang dan Thailand.

Bagnaia tiba di Aragon, dengan bekal empat kemenangan beruntun yang fantastis, menjadi rider pertama melakukan hal itu di atas motor Ducati.

Kemenangan sang pebalap Italia pada tahun lalu di Aragon akan menjadi modal tambahan dalam upaya menekan Quartararo, yang belakangan ini tampil kurang garang.

"Saya senang kembali balapan di Aragon, di mana saya meraih kemenangan pertama saya di MotoGP pada tahun lalu," kata Bagnaia dikutip dari laman resmi Ducati.

"Secara umum, ini trek yang baik bagi kami, dan saya rasa kami bahkan bisa lebih kencang tahun ini ketimbang tahun lalu."

"Kami akan menghadapi akhir pekan ini dengan pendekatan yang sama, tampil terbaik mulai Jumat dan fokus khususnya pada akhir pekan balapan, tanpa memikirkan kejuaraan," ucap Bagnaia.

Setelah kehilangan cukup banyak poin di paruh pertama musim karena performa yang jeblok, Bagnaia kini muncul sebagai ancaman serius dengan penekanan, kalau ada pebalap yang menang balapan selain dia sejak pertengahan Juni lalu.

Baca Juga: Buntut Kasus Ferdy Sambo, Najwa Shihab Ajak Masyarakat Tak Takut Oknum Polisi: Jangan Mau Ditakut-takuti dengan Pasal

Pada 2021, Bagnaia terjatuh di FP2 tapi mampu merebut pole setelah mencetak rekor baru Sirkuit Aragon.

Dari posisi start terdepan, Bagnaia meraih kemenangan perdananya di MotoGP setelah bertarung dengan Marc Marquez hingga lap terakhir.

Meski Bagnaia masih tertinggal 30 poin dari Quartararo di klasemen pebalap, Ducati memiliki peluang menyegel gelar konstruktor di Aragon.

Pabrikan Italia itu saat ini unggul 110 poin dari Yamaha dengan enam balapan tersisa.

Sedangkan tim Ducati Lenovo memimpin klasemen tim dengan keunggulan 25 poin atas Aprilia Racing.

Sumber:ANTARA

Load More