SuaraSumedang.id - Institusi Polri belakangan ini menjadi sorotan. Masyarakat seakan-akan terus memantau sepak terjang abdi negara tersebut.
Terlebih, saat munculnya kasus pembunuhan yang melibatkan nama eks Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo terhadap ajudannya sendiri seorang polisi berpangkat brigadir.
Sudah dua bulan sejak kasus pembunuhan Brigadir J berjalan. Nampaknya titik temu pun masih belum didapat sepenuhnya.
Bahkan, berkaca dari kasus Kaisar Sambo, sebutan netizen tanah air untuk Irjen Ferdy Sambo. Tokoh perempuan yang juga presenter kenamaan Najwa Shihab ikut angkat bicara.
Dalam suatu kesempatan dia meminta masyarakat untuk tidak takut mengkritisi oknum polisi. Sebab, itu hak sebagai warga negara.
"Sepanjang kita tahu apa yang kita lakukan benar, kita tidak merugikan orang lain, jangan mau ditakut-takuti dengan pasal," kata Najwa Shihab. Dilansir dari denpasar.suara.com, Kamis (15/9/2022).
Oleh sebab itu, presenter kenamaan tanah air itu mengajak masyarakat luas agar cerdas dalam memberikan kritikan guna membangun Polri lebih baik ke depan.
Jika ditakuti oknum polisi dengan pasal-pasal tertentu. Masyarakat saat ini bisa mencari tahu adakah pengenaan pasal tersebut sesuai atau tidak.
"Atau cuma bentuk ancaman untuk memuluskan niat oknum tersebut. "Kita juga bisa belajar pasal-pasal, kita juga tahu apa hak kita sebagai warga negara kalau tidak tahu cari tahu," ujar Najwa menambahkan.
Baca Juga: Sosok Hacker Bjorka Dikabarkan Ditangkap, Begini Kata Bareskrim Polri
"Zaman yang serba canggih dan informasi yang cepat tersebar luar itu bisa menjadi literasi yang memudahkan masyarakat untuk belajar dan terus belajar. "Jangan mau ditakut-takuti (oknum) polisi. Suruh urus dulu tuh Ferdi Sambo," katanya
Berita Terkait
-
Ternyata Anak Ferdy Sambo Dikawal Ajudan Berpangkat Bripka
-
Komnas HAM: Kasus Ferdy Sambo Rumit, Ada Obstraction of Justice
-
Kasus Ferdy Sambo Banyak Obstraction of Justice, Komnas HAM: Rumit
-
Kasus Ferdy Sambo: Skenario Picik hingga Janji Hadiah Uang setelah Tembak Brigadir J
-
Bharada Sadam Pasrah Dapat Sanksi Demosi, Sopir Ferdy Sambo yang Intimidasi Wartawan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan