SuaraSumedang.id - Ketua Umum Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf mengadakan kunjungan ke Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Penyuluhan Arab Saudi Sheikh Abdul Latif bin Abdul Aziz Al-Sheikh di Nur-Sultan.
Kunjungan tersebut dilakukan Gus Yahya, ketika di sela-sela Kongres Pemimpin Dunia dan Agama Tradisional.
Sebagai informasi tambahan, pertemuan terakhirnya ditutup di ibukota Kazakhstan, dengan partisipasi lebih dari 100 delegasi tokoh dan pemuka agama ddari 60 negara di dunia.
Beberapa pihak itu antara lain, PBNU dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kazakstan, bertemu sejumlah pejabat Kementerian Urusan Islam Arab Saudi.
Pertemuan itu membahas mengenai pelbagai bidang kerja sama dan hal-hal yang menjadi kepentingan bersama.
Terutama terkait kinerja dakwah Islam, penyebaran moderasi beragama dan penolakan terhadap ekstremisme.
Sheikh Abdul Latif bin Abdul Aziz Al-Sheikh menerangkan keseriusan pemerintah Arab Saudi agar bisa mewujudkan keamanan, perdamaian dan kepentingan bersama seluruh masyarakat di dunia.
Ia memaparkan upaya yang dilakukan Raja Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman, dalam melayani umat Islam di dunia dan menjaga dua tanah suci dan orang-orang yang datang ke sana.
Menteri Urusan Islam Arab Saudi menekankan, bahwa Kerajaan Arab Saudi memerangi terorisme dengan tegas dan serius.
Baca Juga: MotoGP Aragon 2022: Fabio Quartararo Gunakan Senjata Baru demi Pertahankan Puncak Klasemen
Hal itu sebagai bagian dari komitmen pemerintah, untuk menyebarkan paham moderasi beragama.
"Kerajaan Arab Saudi ibarat kepala bagi tubuh Islam, menargetkannya berarti menargetkan seluruh umat Islam di dunia," kata dia.
Gus Yahya dalam pertemuan itu mengapresiasi, posisi bergengsi Kerajaan Arab Saudi di dunia Islam dan kancah internasional.
Sekaligus upayanya dalam melayani Islam dan umat Islam di dunia, terutama posisi historisnya bersama negara Indonesia sepanjang sejarah.
Gus Yahya menunjukkan keseriusan, organisasi yang melayani lebih dari 120 juta anggotanya.
Agar dapat belajar dari pengalaman Kementerian Urusan Islam Arab Saudi, dalam menyebarkan moderasi beragama serta memerangi ekstremisme dan terorisme.
Berita Terkait
-
Abdullah Mengaku Sudah 53 Kali Menikah, yang Terpendek Hanya Satu Malam Langsung Cerai
-
Umrah Atas Nama Ratu Elizabeth II, Jemaah Asal Yaman Ditangkap Polisi Arab Saudi
-
Iming-iming Gaji Besar di Arab Saudi Jadi Modus Pelaku TPPO di Sukabumi, Korban Diberangkatkan Pakai Visa Umroh
-
Pria Warga Yaman Bikin Ulah, Pergi Umrah Atas Nama dan Doakan Ratu Elizabeth II Berakhir Diciduk Polisi
-
Arab Saudi Tangkap Pria yang Doakan Ratu Elizabeth II Masuk Surga saat Umrah
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?