/
Sabtu, 17 September 2022 | 13:48 WIB
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf bersama Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Penyuluhan Arab Saudi Sheikh Abdul Latif bin Abdul Aziz Al-Sheikh di Nur-Sultan. (PBNU)

Dia juga menyampaikan kebanggaannya atas upaya yang dilakukan oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah dan Penyuluhan di bawah kepemimpinan Syekh Abdul Lathif bin Abdul Azizi Al-Sheikh dalam menyebarkan moderasi dan memerangi ekstremisme.

Gus Yahya menekankan bahwa pidato yang disampaikan oleh Syekh Abdul Lathif bin Abdul Azizi Al-Sheikh pada Kongres Pemimpin Dunia dan Agama Tradisional sangat penting.

Karena dapat mencapai perdamaian dan kerukunan, menyebarkan budaya hidup berdampingan secara damai dan menolak kekerasan.

Gus Yahya tidak lupa memuji upaya yang dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi dalam melayani seluruh umat manusia.

Dalam pernyataan persnya seusai pertemuan tersebut, Gus Yahya menilai bahwa Kerajaan Arab Saudi adalah negara terpenting di dunia Islam saat ini, melihat hal-hal positif yang didedikasikan kerajaan untuk masyarakat dunia.

"Karena itu, Nahdlatul Ulama tertarik untuk menjalin kerja sama positif dan konstruktif dengan pemerintah Arab Saudi untuk kebaikan rakyat Indonesia," tutur Gus Yahya.

Terkait topik pembicaraan dalam Kongres Pemimpin Dunia, Gus Yahya mengatakan, "Apa yang sudah dijelaskan dalam Kongres merupakan cita-cita semua bangsa dan negara,”

“Punya keinginan baik yang sama. Kesimpulan yang telah dihasilkan Kongres itu perlu diadopsi dan diikuti oleh mereka untuk hidup di dunia yang damai dan beradab." Imbuhnya.

Ketua Umum PBNU menekankan bahwa kelompok-kelompok fanatik, teroris dan ekstremis tidak hanya terbatas pada masyarakat muslim dan dunia Islam, tetapi meluas ke seluruh umat manusia dan dunia.

Baca Juga: MotoGP Aragon 2022: Fabio Quartararo Gunakan Senjata Baru demi Pertahankan Puncak Klasemen

Menurut dia, setiap orang memiliki tanggung jawab bersama untuk mencari solusi yang diperlukan untuk menyelesaikan fenomena ini.

"Dari sini, NU serius bekerja sama dengan Kementerian Urusan Islam Kerajaan Arab Saudi untuk mencapai konsensus mengembangkan masa depan yang lebih baik antara komunitas muslim serta masyarakat dan negara-negara di dunia, melalui solusi-solusi substansial dan berkelanjutan terhadap permasalahan-permasalahan terorisme dan ekstremisme." kata dia.

Sumber: Suara.com

Load More