SuaraSumedang.id - Nasib tersangka Bharada E alias Richard Eliezer tersangka atas kasus penembakan Brigadir J alias Yosua Hutabarat makin tersudutkan.
Berdasarkan hasil uji polygrap atau lie detector Bharada E, adanya temuan bahwa Ferdy Sambo melakukan penembakan terakhir terhadap Brigadir J.
Namun hal tersebut dibantah oleh Ferdy Sambo. Eks Kadiv Propam Polri itu membantah turut melakukan penembakan terhadap Brigadir J seperti yang dinyatakan oleh Bharada E.
Sebagaimana disampaikan kuasa hukumnya, Arman Hanis. "Dalam pemeriksaan klien kami dan pada saat pemeriksaan konfrontasi, klien kami dan tersangka lain membantah hal tersebut.
Sehingga atas keterangan Bharada E itu, semua akan diuji fakta-faktanya dalam persidangan," kata Arman kepada awak media.
Hal serupa kemudian disebutkan pengacara Bripka RR alias Ricky Rizal, Zena Dinda Defega mengatakan, bahwa klienya tidak melihat Ferdy Sambo menembak Yosua.
"Sampai saat ini keterangan klien kami Bripka RR masih sama bahwa klien kami tidak melihat, tidak menjadi saksi bahwa Bapak FS itu menembak melakukan penembakan terhadap Brigadir J," kata Zena, dalam diskusi dari CrossCheck, Minggu (18/9/2022).
Dikatakan Zena, berdasarkan keterangan Bripka RR mengatakan, bahwa kejadian penembakan terjadi begitu cepat.
Pengakuan Bripka RR pun hanya melihat Bharada E menembak (Brigadir J). Setelah itu, RR pergi ke dapur dikarenakan mendengar panggilan di HT atau walkie talkie dari ajudan Ferdy Sambo lainnya, Romer.
Baca Juga: Profil Said Abdullah, Ketua Banggar DPR Viral Merokok di Jet Pribadi
Romer pun menanyakan ada kepada Ricky waktu itu. Diduga pertanyaan itu muncul lantaran terdengar suara tembakan dari dalam rumah.
"Sehingga membuat Bripka RR melipir dulu ke dapur seperti mau nyamperin lah ke ajudan Romer itu. Ajudan Romernya masuk melewati dapur."
"Saat itu keluar dari dapur ternyata tidak ketemu dengan ajudan Romer, sehingga ia kembali ke tempat semula," beber Zena.
Setibanya di lokasi kejadian, RR hanya melihat Ferdy Sambo tengah menembakan senjara ke arah dinding dan tangga.
"Nah disitulah Bripka RR hanya melihat Bapak FS itu menembak-nembak ke dinding, ke tangga. Jadi tidak menjadi saksi untuk melihat Bapak FS menembak ke Brigadir J," ucap Zena.
Sumber:Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
432 Saksi di Kasus Haji, Pengacara: Tak Ada yang Bilang Gus Yaqut Terima Aliran Uang
-
Petani Jateng Mulai Beralih ke Pompa Tenaga Surya, Hemat Biaya Produksi
-
6 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut yang Cocok untuk Rambut Rontok Parah
-
Persija Dapat Pesaing Berat, Klub Liga Champions Juga Minati Justin Hubner
-
Gus Yaqut Ingin Seluruh Kuota Tambahan Haji 2023 untuk Reguler, tapi Ditolak DPR
-
Presiden Asosiasi Pilot Malaysia: Saya Sangat Malu Ada Pilot Selundupkan Narkoba ke Indonesia
-
Kasus Korupsi MBG Makin Melebar, Kejagung Periksa 16 Saksi dari BGN hingga Swasta
-
Ter Stegen Geser Maarten Paes sebagai Kiper Nomor 1, Fans Ajax Kasih Reaksi Mengejutkan
-
Review Dust Bunny: Sajikan Horor Gothic dan Aksi Menegangkan yang Sempurna!
-
Warga Gagalkan Rencana Tawuran di Depok, 3 Remaja Bawa Celurit Diamankan