/
Minggu, 18 September 2022 | 15:50 WIB
Bharada E (kiri) dan Ferdy Sambo (kanan). (Kolase Suara.com)

SuaraSumedang.id - Nasib tersangka Bharada E alias Richard Eliezer tersangka atas kasus penembakan Brigadir J alias Yosua Hutabarat makin tersudutkan.

Berdasarkan hasil uji polygrap atau lie detector Bharada E, adanya temuan bahwa Ferdy Sambo melakukan penembakan terakhir terhadap Brigadir J.

Namun hal tersebut dibantah oleh Ferdy Sambo. Eks Kadiv Propam Polri itu membantah turut melakukan penembakan terhadap Brigadir J seperti yang dinyatakan oleh Bharada E.

Sebagaimana disampaikan kuasa hukumnya, Arman Hanis. "Dalam pemeriksaan klien kami dan pada saat pemeriksaan konfrontasi, klien kami dan tersangka lain membantah hal tersebut.

Sehingga atas keterangan Bharada E itu, semua akan diuji fakta-faktanya dalam persidangan," kata Arman kepada awak media.

Hal serupa kemudian disebutkan pengacara Bripka RR alias Ricky Rizal, Zena Dinda Defega mengatakan, bahwa klienya tidak melihat Ferdy Sambo menembak Yosua.

"Sampai saat ini keterangan klien kami Bripka RR masih sama bahwa klien kami tidak melihat, tidak menjadi saksi bahwa Bapak FS itu menembak melakukan penembakan terhadap Brigadir J," kata Zena, dalam diskusi dari CrossCheck, Minggu (18/9/2022).

Dikatakan Zena, berdasarkan keterangan Bripka RR mengatakan, bahwa kejadian penembakan terjadi begitu cepat.

Pengakuan Bripka RR pun hanya melihat Bharada E menembak (Brigadir J). Setelah itu, RR pergi ke dapur dikarenakan mendengar panggilan di HT atau walkie talkie dari ajudan Ferdy Sambo lainnya, Romer.

Baca Juga: Profil Said Abdullah, Ketua Banggar DPR Viral Merokok di Jet Pribadi

Romer pun menanyakan ada kepada Ricky waktu itu. Diduga pertanyaan itu muncul lantaran terdengar suara tembakan dari dalam rumah.

"Sehingga membuat Bripka RR melipir dulu ke dapur seperti mau nyamperin lah ke ajudan Romer itu. Ajudan Romernya masuk melewati dapur."

"Saat itu keluar dari dapur ternyata tidak ketemu dengan ajudan Romer, sehingga ia kembali ke tempat semula," beber Zena.

Setibanya di lokasi kejadian, RR hanya melihat Ferdy Sambo tengah menembakan senjara ke arah dinding dan tangga.

"Nah disitulah Bripka RR hanya melihat Bapak FS itu menembak-nembak ke dinding, ke tangga. Jadi tidak menjadi saksi untuk melihat Bapak FS menembak ke Brigadir J," ucap Zena.

Sumber:Suara.com

Load More