SuaraSumedang.id - Analis Militer dan Pertahanan, Connie Rahakundini menyatakan Presiden Joko Widodo harus segera menindak tegas Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman setelah menginstruksikan prajurit TNI membuat gelombang protes terhadap anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon.
Semula Effendi Simbolon menyebut TNI bak gerombolan. Hal itu membuat Dudung murka dan menginstruksikan prajuritnya tidak diam saja.
Namun, Connie melihat tindakan Dudung sudah kelewatan karena melampaui wewenangnya. Menurutnya, Jokowi harus segera bertindak tegas terhadap Dudung Abdurachman.
"Menurut saya sebagai panglima tertinggi presiden harus menindak tegas pak Dudung sebagai kepala staf," beber Connie pada diskusi dalam YouTube Akbar Faizal Uncensored yang dikutip Selasa (20/9/2022).
Connie memaparkan terkait Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1954 tentang Pertahanan Negara RI. UU tersebut berisi tentang kewenangan presiden guna mempertahanakan negara dari ancaman dan pelanggaran.
Connie menganggap instruksi Dudung sebagai sebuah pelanggaran yang berasal dari internal.
Bahkan, kata dia, bila melihat Pasal 16 UU TNI tentang tugas dan kewajiban KSAD, maka Dudung memiliki tugas untuk memimpin angkatan darat dalam pembinaan kekuatan dan kesiapan operasi angkatan.
Selain itu, tugas KSAD pun yakni membantu panglima dalam menyusun kebijakan tentang pengembangan postur, doktrin dan strategi juga operasi militer dengan matra masing-masing.
KSAD pun diwajibkan membantu panglima dalam menggunakan komponen pertahanan negara sesuai dengan kebutuhan angkatan serta melaksanakan tugas lain sesuai dari arahan panglima.
Baca Juga: Kabar Pemotongan Dana BLT BBM di Talun-Sumedang, Lurah Beri Penjelasan Begini
Connie menilai, tindakan Dudung dengan menginstruksikan anak buahnya untuk melakukan gelombang protes merupakan sebuah kekeliruan karena di luar wewenang Dudung yang menjabat sebagai KSAD.
menurut saya sudah melampaui kewenangannya dia tidak boleh menggunakan, ini yang saya bilang tadi penggunaan itu enggak selalu harus alutsista apalagi di era sekarang, penggunaan untuk membuat gerakan seperti ini kan penggunaan media sosial, which is bisa lebih parah dari alutsista," ucapnya. (Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Resmikan Jalan Tol Cibitung-Cilincing Dan Serpong-Balaraja, Jokowi: Permudah Logistik Serta Urai Kemacetan
-
Najwa Shibab Pernah Ditawari Jadi Calon Presiden, tapi Nyai Bilang Sakit Hati karena Tak Dijadikan Menteri di Kabinet Jokowi
-
Disebut Menggerakan Prajurit Untuk Protes Effendi Simbolon, Jokowi Diminta Tindak Tegas KSAD Dudung
-
Dianggap Bawa Nama Bapak sebagai Modal Kampanye, AHY Diberi Pesan untuk Belajar dari Sosok Gibran
-
Pengamat Militer Bongkar Rahasia Jelang 2024, Ada Parpol Dorong Jenderal Dudung Jadi Cawapres
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
Terkini
-
Cari Lokasi Berburu Takjil di Medan saat Ramadan? Ini 3 Tempat Favorit dengan Harga Murah
-
Kasus 13 Pekerja Pub Eltras, Polres Sikka Gelar Penetapan Tersangka Hari Ini
-
7 Fakta Penting di Balik Proses Demutualisasi Bursa Efek Indonesia
-
IHSG Menghijau 1,35% di Sesi I, 480 Saham Melesat
-
Shayne Pattynama Pulang ke Tanah Leluhur, Laga Persija vs Malut Jadi Momen Spesial
-
Shaf Rapat tapi Empati Cacat
-
Bukber Kantor dan Dinamika Kuasa yang Tak Terucap
-
7 HP Vivo dan iQOO 5G, Harga Mulai Rp 2 Jutaan!
-
Rekan Lionel Messi Akhirnya Debut! Girang Sentuh Rumput JIS Bareng Persija Jakarta
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026