/
Kamis, 22 September 2022 | 12:47 WIB
ferdy-sambo-dan-putri-candrawathi (Antara)

SuaraSumedang.id - Irjen Purnawirawan Ricky Sitohang, angkat bicara perihal kasus pemunuhan Brigadir J yang masih belum usai.

Ricky menyampaikan ada dua orang biang kerok dalam kasus pembunuhan Brigadir J ini.

Hal itu disampaikan berdasarkan analisa sementaranya.

"Kalau kita lihat pokok ceritanya analisis saya sementara biang keroknya dua, Kuat Ma'ruf dan Putri," tuturnya dilansir dari Suara Kamis (22/9/22).

Menurutnya, seharusnya Putri bisa menjaga martabatnya dan meluruskan Ferdy Sambo bukan malah ikut ke dalam skenarionya.

Dia juga menanggapi isu pelecehan yang dilakukan Brigadir J yang menurutnya tidak masuk akal.

"Saya mengatakan jauh dari kemungkinan tidak akan berani seorang Yosua [melakukan pelecahan]," sambungnya.

Ricky menegaskan, dirinya tidak percaya jika Brigadir J melakukan pelecehan.

"Kan suatu hal yang ironis seorang Yosua, seorang Kuat Ma'ruf bisa masuk ke kamarnya, suatu hal yang sangat luar biasa terlepas dengan kasusnya," ujarnya.

Baca Juga: Seorang Perempuan Nekat Tusuk Penumpang Angkot di Tanjungsari, Sumedang

Ferdy Sambo Tiba-tiba Bintang Dua

Ricky juga menyampaikan keheranannya pada karier Ferdy Sambo yang tiba-tiba melesat.

Terlebih menurutnya ketika Ferdy Sambo menjadi bintang dua sementara banyak seniornya yang belum dan masih dibawahnya.

"Saya enggak tahu pikirannya Sambo itu apa, enggak pernah jadi Kapolda tiba-tiba bintang dua," ungkapnya.

Load More