SuaraSumedang.id - Lanjutan pertandingan BRI Liga 1 2022/2023 akan mempertemukan duel sengit antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta.
Duel bertajuk "El-Classico" tersebut diprediksi akan berjalan sangat sengit di antara kedua tim.
Baik tim berjuluk Macan Kemayoran maupun Maung Bandung itu tentunya akan memburu kemenangan.
Rivalitas di antaranya keduanya sudah berjalan sedari dulu. Kemenangan menjadi hal yang begitu penting bagi kedua tim.
Di lain sisi, produktivitas gol masih jadi masalah Persija Jakarta jelang laga tandang kontra Persib Bandung, Minggu (2/10/2022). Pelatih Thomas Doll menyadari aspek itu harus segera diperbaiki.
Duel Persib vs Persija akan tersaji pada laga pekan ke-11 BRI Liga 1 2022-2023. Pertandingan bakal bergulir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Dilansir dari Suara.com, Sabtu (1/10/2022).
Persija Jakarta yang untuk sementara menduduki peringkat lima klasemen Liga 1 2022-2023, jadi salah satu tim dengan jumlah gol paling sedikit hingga kompetisi berjalan 10 laga.
Diketahui, anak asuh Thomas Doll itu sejauh ini baru mencetak 12 gol dalam 10 pertandingan terakhir. Jumlah itu cuma unggul satu gol dari Barito Putera yang saat ini menduduki peringkat 17 alias zona degradasi.
Bahkan jika dibandingkan dengan tim lima besar klasemen lainnya, jumlah gol Persija sangat inferior. Madura United selaku pemuncak klasemen sudah mengemas 19 gol sejauh ini, sementara Bali United di peringkat keempat sudah membukukan 22 gol.
Baca Juga: Kalender MotoGP 2023 Sudah Dirilis, Sirkuit Mandalika Seri ke Berapa?
Sebanyak 12 gol yang diciptakan Persija Jakarta juga harus dibuat dengan kerja keras ekstra tinggi. Hal itu merujuk pada statistik bahwa gol-gol itu tercipta setelah Macan Kemayoran melepaskan 103 tembakkan yang 43 diantaranya mengarah ke gawang.
Pelatih Persija, Thomas Doll pun paham statistik timnya terkait aspek mencetak gol tak cukup baik. Dia pun bertekad untuk memperbaiki catatan itu dalam waktu dekat.
Macan Kemayoran sejauh ini baru mencetak 12 gol dalam 10 pertandingan terakhir. Jumlah itu cuma unggul satu gol dari Barito Putera yang saat ini menduduki peringkat 17 alias zona degradasi.
Berita Terkait
-
Liga 1: Semangat Berlipat ala Ezra Walian Jelang Laga Persib vs Persija
-
Liga 1: Persib vs Persija, Luis Milla Sebut Persiapan Maung Bandung di Jalur yang Benar
-
Jelang Lawan Persija di BRI Liga 1, Persib Mendapat Kabar Gembira
-
Jelang Persib Vs Persija , Berikut Persiapan yang Dilakukan Luis Milla dan Pemainnya
-
Liga 1: Mark Klok dan Irianto Sudah Balik ke Persib, Ricky Kambuaya Jalani Latihan Terpisah Jelang Laga Kontra Persija
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
Terkini
-
Resmi Dibuka! Ini Daftar Sekolah Kedinasan, Setelah Lulus Dijamin Langsung Jadi PNS
-
Lagi! Penembakan Sekolah Katholik di Filipina, Siswa SMP Tewas
-
Eks Direktur Bea Cukai Jalani Sidang Perdana, CPO Diduga Direkayasa Jadi Limbah
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan
-
Jadwal SIM Keliling Medan 18-23 Agustus 2026, Catat Lokasi dan Syarat Perpanjangnya
-
Rans Entertainment X Utusan Khusus Presiden Galang Bantuan Gempa NTT Dapat Banjir Hujatan
-
Apa Penyebab Motor Susah Distarter? Ini 7 Cara Mengatasinya
-
Bukan Cuma Data, PKS Sebut Indikator Ekonomi Nyata Ada di Harga Beras dan Biaya Sekolah