/
Senin, 10 Oktober 2022 | 12:13 WIB
Suasana tempat wisata Pantai Parangtritis, Yogyakarta. - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

Apalagi dikaitkan dengan mitos lainnya, yakni pantangan untuk tidak boleh menggunakan pakaian berwarna hijau.

Pantai Parangtritis mempunyai kaitan dengan mitos yang beredar bahwa wisatawan yang datang tidak diizinkan memakai baju berwarna hijau, karena Nyi Roro Kidul konon senang dengan warna hijau.

Dan konon katanya, jika ada pengunjung mengenakan pakaian berwarna hijau saat datang ke Pantai Parangtritis disebut-sebut rawan tergulung ombak hingga hilang.

2. Curug Cikuluwung

Nah, di tempat wisata yang satu ini memiliki pantangan yang sama dengan di Pantai Parangtritis, hanya saja dilarang mengenakan pakaian berwarna merah.

Bagi pengunjung yang ingin berwisata ke Curug Cikuluwung, dilarang mengenakan pakaian berwarna merah, khususnya untuk perempuan.

Air terjun ini berlokasi di Kampung Suka Asih, Desa Cibitung Wetan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dibuka setiap hari mulai pukul 08.00-16.00 WIB, harga tiket Rp36 ribu per orang.

Konon, di zaman dahulu karuhun atau leluhur di sana menyukai warna merah. Apabila, wisatawan yang mengenakan baju merah disebut-sebut menyaingi para karuhun, maka itu ada larangan tersebut.

3. Curug Siliwangi

Baca Juga: Asal Muasal Tiara Kartika Dijuluki si Anak Kuntilanak, Begini Cerita Nenek Nur

Tempat wisata air terjun yang satu ini, berlokasi di Banjaran, Bandung Selatan, Jawa Barat.

Destinasi wisata ini menyuguhkan keindahan alam perbukitan, arum jeram dan juga kebun strawberry yang luar.

Curug Siliwangi berada di Gunung Puntang. Terdapat beberapa cerita rakyat tentang asal muasal air terjun yang satu ini.

Legenda menyatakan, bawah curug ini berada dari air seni Prabu Siliwangi. Pada zaman dahulu, konon sang Prabu buang air kecil saat berada di atas Gunung Reregan.

Banyak pula warga yang percaya hal ini yang menjadikan terbentuknya air terjun di gunung tersebut. Selain itu, kepercayaan akan kesaktian Prabu Siliwangi sehingga air terjun ini dianggap keramat.

Konon bila ada pengunjung yang datang dan mandi membelakangi air terjun tersebut, disebut merasa seolah ada dorongan pada tubuh, dan apabila tidak menjaga keseimbangan bisa terbawa arus.

Load More