SuaraSumedang.id - Peristiwa penembakan Brigadir J alias Yosua Hutabarat di Duren Tiga pada Jumat (8/7/2022) ternyata membuat Ferdy Sambo jadi gelisah.
Akhirnya, dia meminta Chuck Putranto untuk mendatangi rumah dinasnya pada Selasa (12/7/2022).
Chuck Putranto yang dipanggil Ferdy Sambo pun langsung mengabari Kasubbagriksa Baggaketika Rowabrof Divisi Propam Polri, Baiquni Wibowo untuk menyalin dan memeriksa isi rekaman DVR CCTV.
"Beq, tolong copy dan lihat isinya," kata Chuck kepada Baiquni yang telah tiba di TKP sebagaimana dibacakan JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2022). Dilansir dari suara.com, Rabu (19/10/2022).
"Nggak apa-apa nih?" jawab Baiquni.
Chuck pun mengatakan bahwa dirinya sudah dimarahi, dan hal tersebut atas perintah Ferdy Sambo.
"Kemarin saya sudah dimarahi, ini perintah Kadiv Propam," desak Chuck.
Alhasil, kunci mobil pun diberikan Chuck kepada Baiquni agar dapat mengambil DVR CCTV.
Atas kejadian tersebut, Jaksa pun menilai, apa yang dilakukan Baiquni adalah tidak sah alias melawan hukum.
"Bahwa perbuatan terdakwa Baiquni Wibowo yang mencopy isi DVR tersebut merupakan barang bukti petunjuk tindak pidana tanpa surat tugas dan bukan dalam kegiatan penyelidikan dan penyidikan adalah perbuatan yang tidak sah atau melawan hukum namun tetap terdakwa Baiquni Wibowo tetap lakukan," jelas jaksa.
Singkat cerita, Baiquni pun datang ke rumah dinas Ferdy Sambo sembari membawa flashdisk hitam dan laptop.
Di sana, dua menunjukan rekaman tersebut kepada Chuck pada Rabu (13/7/2022) pukul 02.00 WIB.
Di hari yang sama, olah TKP dilakukan di rumah dinas Ferdy Sambo. Saat itu, Baiquni mengatakan pada Chuck bahwa DVR CCTV sudah dia salin.
Di lain sisi, Chuck, Arif, dan eks Kasat Reskrim Polres Metri Jakarta Selatan, Ridwan Soplanit menyaksikan bersama rekaman CCTV tersebut di laptop milik Baiquni.
"Bang, ini Yosua masih hidup," kata Chuck.
Berita Terkait
-
Cerita Arif Rahman Hancurkan Laptop Berisi Salinan Rekaman CCTV Kasus Ferdy Sambo atas Perintah Hendra Kurniawan
-
Hendra Kurniawan Minta Bantuan Tim KM 50 Urus CCTV Kasus Pembunuhan Brigadir J
-
Fakta Baru Diungkap Jaksa Disidang Perdana Ferdy Sambo Cs: Gerak Cepat Buat Skenario Kematian Brigadir J
-
Motif Bharada E Menembak Brigadir J Bukan Tergiur Uang Ferdy Sambo, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya
-
Kuasa Hukum Sebut Skenario Ferdy Sambo Hancurkan Masa Depan Bharada E
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan