SuaraSumedang.id - Babak baru kasus pembunuhan Brigadir J alias Yosua Hutabarat telah bergulir sejak Ferdy Sambo Cs menjalani sidang perdana pada Senin (17/10/2022).
Fakta baru pun terungkap dalam sidang perdana tersebut. Hal tersebut diungkap oleh Jaksa bahwa adanya aksi gerak cepat Ferdy Sambo Cs hanya dalam waktu tiga hari untuk menutupi kasus kematian Brigadir J.
Sekadar informasi, fakta tersebut diungkap Jaksa kala membacakan dakwaan kepada para tersangka obstruction of justice.
Diketahui, deretan tersangka yang masuk dalam kategori obstruction of justice adalah Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, Adi Purnama, AKBP Arif Rachman Arifin, Kompol Chuck Putranto, Kompol Baiguni Wibowo dan AKP Irfan Widyanto.
Dilansir dari suara.com, Kamis (19/20/2022) berikut kejadian selama tiga hari menjelang terungkapnya kasus Brigadir J ke permukaan publik.
Hari 'H' tewasnya Brigadir J- Jumat, 8 Juli 2022
Brigadir J ditembak mati atas perintah Ferdy Sambo di Rumah Dinas Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022).
Pasca aksi tersebut, Sambo langsung bergerak untuk membuat skenario dimulai dengan adanya adu tembak antara Yosua vs Richard Eliezer (Bharada E).
Suami Putri Candrawathi itu pun langsung memanggil ambulans untuk membawa jenazah Brigadir J ke RS Kramat Jati, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Penyidikan KDRT Rizky Billar Resmi Dihentikan, Berikut Penjelasan Kepolisian
Insiden tersebut pun diketahui oleh Brigjen Hendra Kurniawan. Dia juga menjadi orang yang pertama tahu soal kematian Brigadir J.
Bahkan, Brigjen Hendra Kurniawan sempat bertanya pada Bharada E, Bripka RR dan Kuat Maruf soal kasus tersebut.
Artikel ini telah tayang di suara.com berjudul: Apa Saja yang Terjadi dalam Tiga Hari Sebelum Kasus Brigadir J Terungkap: Geng Sambo Gercep Berskenario
Berita Terkait
-
Motif Bharada E Menembak Brigadir J Bukan Tergiur Uang Ferdy Sambo, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya
-
Kuasa Hukum Sebut Skenario Ferdy Sambo Hancurkan Masa Depan Bharada E
-
Catat! Pekan Depan Pacar Brigadir J Bakal Datang Jadi Saksi Kasus Bharada E
-
Ini Alasan Bharada E Tidak Ajukan Nota Keberatan atas Surat Dakwaan
-
Jaksa Sebut Terdakwa Melakukan Ritual Sebelum Merampas Nyawa Brigadir J, Bharada E: Mohon Maaf, Saya tak Mampu Menolak Perintah Seorang Jenderal
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir