SuaraSumedang.id - Terdakwa kasus obstruction of justice pembunuhan brigadir J, Arif Rahman Arifin mematahkan laptop milik Baiquni Wibowo. Dalam laptop tersebut memuat salinan rekaman CCTV di sekitaran Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.
Padahal, dalam salinan rekaman CCTV di laptop yang dirusak Arif Rahman tersebut memuat informasi penting yang menunjukkan Brigadir J alias Nopriansyah Yosua Hutabarat masih hidup saat Ferdy Sambo datang.
Pada 14 Juli 2022, malam, Hendra Kurniawan menghubungi Arif Rahman dan memintanya untuk memastikan seluruh perangkat elektronik yang menyimpan file rekaman CCTV dihancurkan. Hal itu sebagaimana perintah Ferdy Sambo kepada Hendra Kurniawan.
"Rif, perintah Kadiv (Ferdy Sambo) sudah dilaksanakan belum?" tanya Hendra kepada Arif dalam dakwaan JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2022), melansir dari Suara.com.
"Sudah dilaksanakan ndan," jawab Arif.
Keesokan harinya, Arif pun mematahkan laptop milik Baiquni menjadi beberapa bagian. Setelahnya, laptop yang sudah rusak tersebut dimasukan ke dalam tas berwarna hijau dan disimpan di rumahnya.
Namun, setelah lebih dari dua pekan setelahnya, Arif akhirnya menyerahkan barang bukti tersebut ke penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (DIttipidum) Bareskrim Polri. Arif menyerahkan barang bukti itu secara sukarela sehari sebelum Ferdy Sambo ditetapkan tersangka pembunuhan Brigadir J.
"Pada hari Senin tanggal 08 Agustus 2022 sekira pukul 17.00 WIB terdakwa Arif Rahman Arifin menyerahkan laptop yang sudah dipatahkan menjadi beberapa bagian tersebut, di mana tidak bekerja sebagaimana mestinya atau tidak dapat berfungsi lagi kepada penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum dengan sukarela," kata JPU di persidangan.
Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J, pada 9 Agustus 2022. Penetapan tersangka mantan Kadiv Propam Polri tersebut dumumkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Terkini, status Ferdy Sambo sudah naik menjadi terdakwa. (Sumber: Suara.com)
Baca Juga: Lesti Kejora Balikan dengan Rizky Billar: Ini Pilihan Terbaik Dede, Maaf Sudah Buat Resah
Tag
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Emosi ke Bawahan soal CCTV: Masa Kamu Tidak Percaya Sama Saya
-
Dimarahi Ferdy Sambo, Baiquni Cs Syok hingga Gemetar Ketakutan Lihat Isi CCTV Duren Tiga: Yosua Masih Hidup
-
Dipatahkan Beberapa Bagian, Arif Rahman Geng Sambo Serahkan Laptop Rusak ke Penyidik: Sudah Dilaksanakan, Ndan!
-
Didakwa UU ITE Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J, Hendra Kurniawan Tidak Ajukan Eksepsi
-
Ferdy Sambo Ucapkan Sesuatu Buat Keluarga Brigadir J
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?