SuaraSumedang.id - Presenter kondang, Najwa Shihab tampak berbincang dengan komika, Bintang Emon, belum lama ini. Nana--panggilan akrab Najwa Shihab mengaku kesulitan mewawancara pejabat yang dianggapnya bermasalah.
"Bapak, kenapa ya pejabat bermasalah itu terkadang enggan datang ke acara saya? Enggan saya wawancara?" Tanya Najwa Shihab kepada Bintang Emon.
Rupanya, video yang diunggah di akun media sosial Instagram Najwa Shihab dan Bintang Emon tersebut hanyalah sebuah konten parodi.
Bintang Emon, dalam video itu berperan sebagai seorang pejabat. Bintang Emon tampak mengenakan baju batik dan berkopiah. Bintang Emon kemudian memberikan tips agar Najwa Shihab bisa mewawancarai pejabat yang diinginkannya.
"Tutorial ramah pejabat," tulis Bintang Emon dalam keterangan unggahannya.
Menurut Bintang Emon, Najwa tidak diperkenankan memberikan pertanyaan yang kritis. Ia menyarankan Najwa hanya memberikan pertanyaan yang ringan-ringan saja, semisal menanyakan hobi pejabat tersebut.
"Pertanyaan yang basic-basic aja, kayak hobi. Puji aktivitas yang sering dilakukan," ucap Bintang Emon.
Bintang Emon pun kemudian mempersilakan Najwa Shihab mempraktekkan saran yang disebutkannya tadi.
"Hobi bapak apa ya?" tanya Najwa Shihab.
Baca Juga: Dimarahi Ferdy Sambo, Chuck Putranto Minta Baiquni Salin Rekaman CCTV: Bang, Ini Yosua Masih Hidup
"Hobi saya main motor gede," jawab Bintang yang masih berakting sebagai pejabat.
Kemudian Najwa langsung melontarkan pertanyaan terusan kepada Bintang Emon.
"Kok bisa bisa beli motor gede? Memang gaji bapak berapa?" tanya Nana.
Bintang Emon kemudian menyetop pertanyaan Najwa Shihab. Ia meminta agar Najwa tak melontarkan pertanyaan yang mengandung unsur kritis.
"Nggak usah (ditanya itu), setop di situ aja," kata Bintang disambut anggukan kepala Nana.
Bintang Emon juga memberitahukan kata-kata yang dilarang diucapkan oleh Najwa Shihab. Ilmu yang diberikan Bintang Emon sampai membuat Najwa Shihab mencium tangan sang komedian.
Berita Terkait
-
Dikasih Tips Wawancara Pejabat Bermasalah, Najwa Shihab sampai Cium Tangan Bintang Emon
-
Sindir Pejabat, Najwa Shihab dan Bintang Emon Bikin Tips Undang Pejabat
-
Lesti Kejora Cium Tangan Rizky Billar, Berakhir dengan Pelukan, Warganet: Seneng Bangeett
-
Najwa Shihab Bingung Pejabat Bermasalah Enggan Diwawancara, Bintang Emon Beri Tips Singgung Taburan Kebodohan
-
Momen Lesti Kejora Cium Tangan dan Peluk Rizky Billar Disorot, Celetukan Wartawan Nyelekit: Dede Lehernya Gapapa?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Empat Kapal Pertamina Tertahan di Timur Tengah saat Perang AS dan Israel vs Iran Berkecamuk
-
Kemenkeu Umumkan PMI Manufaktur Indonesia Pecah Rekor di Februari 2026
-
Bukan Ceramah, Ini Job Ustaz Jojo Paling Nyeleneh
-
Perang AS-Israel vs Iran Memanas, GP Bahrain dan Arab Saudi Batal Digelar? FIA Buka Suara
-
Media Belanda Bongkar Kebohongan Patrick Kluivert, Momen Paling Memalukan di Live TV
-
Harga Gas Eropa Meroket Usai Kilang Qatar dan Arab Saudi Lumpuh Pasca Serangan Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN