SuaraSumedang.id - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustikan mengakui memang tidak berani untuk mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Dedi Mulyadi jika tidak ada yang dilanggar.
"Ya jelas lah, kalau tidak melanggar, saya tidak berani melangkah menggugat cerai," kata Anne.
Kemudian, Anne Ratna Mustika menerangkan, jika pelanggaran yang dimaksud diduga dilakukan oleh Dedi Mulyadi semua tertuang dalam materi gugatan cerai.
Namun, semua itu belum dibahas lantaran proses sidang perceraiannya dengan Dedi Mulyadi ini baru memasuki tahap mediasi.
Sebelumnya, Anne Ratna Mustika mengungkapkan, alasan dirinya mengajukan gugatan cerai terhadap anggota DPR RI Dedi Mulyadi.
"Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hak-hak sebagai seorang istri, dan tentu saja karena muslim, tentu mengacu kepada syariat Islam," kata Anne.
Meski demikian, Anne tidak mebeberkan secara detail mengenai syariat Islam yang dimaksudkan tersebut.
Hanya saja, Anne Ratna menyebutkan jika ahli agama pasti memahaminya mengenai melanggar syariat Islam tersebut.
"Kalau Pak Kyai sudah tahu lah syariat Islam, kaitan dengan hak-hak istri untuk menggugat cerai. Juga di peraturan perundang-undangan sudah jelas itu. Pasti tidak akan jauh dari sana," kata Anne.
Baca Juga: Bus Rombongan Jamaah Umrah Indonesia Kecelakaan, Dilaporkan Dua Orang Meninggal
Dedi Mulyadi unggah momen haru
Dedi Mulyadi mengungkapkan, jika dirinya selama masih menjabat di Purwakarta selama 15 tahun tidak pernah berniat mengajukan gugatan cerai.
"Selama menjadi itu Wakil Bupati lima tahun, Bupati 10 tahun, saya tidak pernah gugat cerai. Tapi begitu saya tidak bupati, istri jadi bupati, saya digugat cerai," kata Dedi Mulyadi, Kamis (27/10/2022).
Dedi Mulyadi mengunggah sebuah video di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 di mana dirinya mendatangi kantor Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta.
Dalam video tersebut, menjadi momen pertama kali Dedi Mulyadi dan sang istri, Anne Ratna Mustika dipertemukan semenjak 6 bulan lalu sudah tidak bertemu.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kasus Anak di Sukabumi Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Ibu Kandung Depresi karena Diteror
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Hector Souto Ungkap Alasan Panggil Nama-nama Baru untuk Piala AFF Futsal 2026
-
Apa Hukumnya Ikut Tarawih tapi Belum Salat Badiyah Isya? Ini Kata Buya Yahya
-
Bingung Pilih Toyota Avanza atau Rush Biar Tabungan Tak Terkuras? Ini Dia yang Paling Menguntungkan
-
Berapa Daya Angkut Pick Up Mahindra Scorpio? Akan Dipakai Agrinas, Unggul dari Suzuki Carry
-
Buku American Born Chinese, Krisis Identitas Generasi Kedua
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Angka Kemiskinan Sumut 7,24 Persen, Masuk 17 Terendah di Indonesia