SuaraSumedang.id - Kasus pembunuhan Brigadir J alias Yosua Hutabarat yang menyeret nama pasutri Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi terus berjalan.
Terbaru, geng Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menyuarakan terkait dugaan adanya pelecehan seksual Brigadir J terhadap istri mantan Kadiv Propam Polri sebagai motif dari pembunuhan tersebut.
Meski begitu, pernyataan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tersebut tidak begitu saja dipercayai publik.
Terlebih usai terdakwa Kuat Maruf dan saksi Susi ART Sambo yang mengaku tidak tahu soal adanya kejadian pelecehan seksual tersebut.
Lebih lanjut, hal tersebut turut menuai komentar dari seorang krimonolog, Monica Margaret.
Monica Margaret mengatakan, hal yang wajar bila korban dugaan kekerasan seksual merasa tertekan dan takut.
"Ketika ada kekerasan seksual, maka hubungan antara pelaku dan korban pasti broken. Kekerasan seksual apalagi karena korbannya, dalam hal ini, adalah perempuan, itu akan mengalami trauma, rasa takut yang sangat besar apalagi kalau ini kejadian pertama kali, dan akan enggan untuk bertemu kembali dengan pelaku," jelas Monica di program Dua Sisi, dikutip Suara.com dari kanal YouTube tvOneNews, Jumat (11/11/2022).
Di lain sisi, pernyataan Monica pun membuat publik menjadi bertanya-tanya terlebih Putri yang masih mau bicara empat mata dengan Brigadir J selama 1 menit di kamar.
Lebih lanjut, tak adanya hasil visum serta pendukung lainnya yang disertakan istri Ferdy Sambo tersebut makin menambah dugaan pelecehan seksual itu tidak benar adanya.(*)
Baca Juga: Ngaku Sering Tidur Bareng Marshel Widianto, Celine Evangelista: Berkali-kali
Sumber: suara.com
Berita Terkait
-
Sebut Ferdy Sambo Pahlawan, sang Anak Disindir Keras Warganet: Pahlawan Tak Bunuh Orang
-
Sebut Brigadir J Kerap ke Tempat Hiburan Malam, Kamaruddin Beri Ancaman Serius pada Sekuriti Rumah Ferdy Sambo
-
Jasad Brigadir Yosua Berlumur Darah, Sopir Ambulans Akui Diberi Uang untuk Cuci Mobil Pengangkut Jenazah
-
Bak Masa Puber, Putri Candrawathi Diibaratkan ABG yang Ngebet ke Berondong karena Lakukan Hal Ini, Begini Tanggapan Kuasa Hukum Brigadir J
-
Tanyakan Bukti CCTV Kematian Brigadir J, Rosti Simanjuntak Marahi Hendra Kurniawan hingga Mengusirnya
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek