/
Selasa, 22 November 2022 | 08:44 WIB
Dok. Foto: ANTARA

SuaraSumedang.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyampaikan data korban akibat gempa bumi di Kabupaten Cianjur mencapai 162 jiwa meninggal dunia.

Kabar tersebut berdasarkan laporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur yang diterimanya sekitar pukul 21.00 WIB.

Selain itu, terdapat 326 orang alami luka berat dan ringan, ditambah data kerusakan bangunan mencapai 2.345 rumah rusak berat.

Kemudian, jumlah pengungsi yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Cianjur mencapai 13.400-an pengungsi.

"Per jam 21.00 WIB, dari call center BPBD Cianjur, korban bertambah di mana yang meninggal dunia 162 jiwa, 326 alami luka berat/ringan, 2.345 rumah rusak berat, dan 13.400-an pengungsi," kata Ridwan Kamil, sebagaimana dikutip dari postingannya di Instagram pribadi, pada Selasa (22/11/2022).

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Cianjur, guncangan terjadi sebanyak 88 kali pada gempa susulan dengan skala 1,5 sampai dengan 4,8 skala richter.

"Karenanya suasana (di Kabupaten Cianjur) masih rawan," katanya.

Kemudian energi listrik, dikatakan Ridwan Kamil baru menyala sekitar 20 persen. Ia menyebutkan, butuh tiga hari untuk kembali normal.

"Butuh tiga hari (energi listrik di Kabupaten Cianjur-red) untuk kembali normal. Sinyal seluler pun banyak terkendala," kata dia.

Baca Juga: Korban Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Minibus Panca Tunggal di Wonogiri Tambah Jadi Delapan Orang

Hingga sekarang ini, kata Ridwan Kamil semua perangkat negara sudah bergerak. "Dalam hitungan jam membangun rumah sakit darurat, membersihkan longsor yang menutup jalan, mempersiapkan tenda-tenda pengungsian, dan dapur-dapur umum," kata Ridwan Kamil.

Bahkan, sejumlah alat berat sudah diterjunkan untuk mengevakuasi beberapa desa-desa yang masih tertimbun longsoran.

Adapun posko kebencanaan berlokasi di Pendopo Bupati Cianjur. "Semua kebutuhan informasi dan bantuan silakan dikoordinasikan di sana," ujar Ridwan Kamil.

Di samping itu, Bupati Cianjur Herman Suherman menyampaikan, permintaan doa dari seluruh warga masyarakat Jawa Barat agar warganya diberikan kesabaran dan ketabahan.

"Mohon doanya dari seluruh warga Jawa Barat, umumnya di Indonesia agar warga Cianjur diberikan kesabaran, dan ketabahan menghadapi ujian ini," kata Herman Suherman.(*)

Load More