SuaraSumedang.id – Publik beberapa waktu yang lalu nampak publik dikejutkan dengan pengakuan anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) berinisial Letda Caj GER yang mengalami tindak pelecehan seksual.
Letda Caj GER mengaku dirinya telah diperkosa oleh sesama anggota TNI yang menjadi perwira Paspampres yang berinisial Mayor BF.
Alhasil kejadian ini menjadi perhatian publik, hingga Panglima TNI Jendral andika Perkasa ikut angkat bicara.
Sang Jendral dengan tegas akan memastikan pelaku pemerkosaan yang dialami oleh anggota Kowad serta akan menegakkan hukum sebagaimana mestinya dan dipecat.
Terlebih aksi kejahatan seksual ini terjadi saat keduanya mengemban tugas untuk mengamankan jalannya KTT G20 di Bali waktu itu.
Usai menjalankan proses pemeriksaan di internal TNI, terungkap sebuah fakta yang berbeda dari awal penuturan adanya pemerkosaan justru kini berubah.
Sang Jendral Andika menuturkan jika ada indikasi kuat jika ada indikasi suka sama suka alias bukan atas paksaan maupun pemerkosaan hingga hubungan bukan muhrim ini bisa terjadi.
Bahkan beredar sebuah informasi, jika keduanya sebetulnya telah melakukan hubungan badan bukan hanya sekali namun telah beberapa kali mereka melakukannya.
Berikut ini tentang profil Letda Caj GER
Baca Juga: Kaesang Pangarep Ngambek, Iriana Jokowi Full Senyum Foto Bareng Bestie
Dihimpun dari berbagai sumber terungkap jika Letda Caj GER merupakan gadis mojang kelahran Bandung.
Kini memiliki usia menginjak 23 tahun tepat lahir pada 14 September 1999 dan tercatat masih lajang alias belum menikah.
Sebelum masuk menjadi anggota TNI AD 2021 ia merupakan lulusan SMAN 8 Bandung, memiliki sebuah hobi olahraga renang hingga tercatat sebagai atlet profesional di cabang tersebut.
Diketahui jika sang Letda Caj GER sebelum mencuat perkara pemerkosaan ia selalu aktif di media sosialnya baik itu Facebook maupun Instagram.
Perkembangan kasus pemerkosaan Letda Caj GER
Sebuah fakta baru yang turut diungkap oleh Panglima TNI Jendral Adoka Perkasa dengan adanya kasus dugaan pemerkosaan perwira Paspampres terhadap perwira pertama Koward di hotel Jimbaran Bali saat pengamanan KTT G20 pada November 2022 lalu.
Berita Terkait
-
Jenderal Andika Perkasa Ungkap Rencananya Usai Lengser Jadi Panglima TNI, Netizen: Bismillah RI 1 Pak
-
Melanggar Pasal Asusila, Kowad Kostrad yang Disebut Jadi Korban Pemerkosaan Paspampres Terancam Dipecat
-
Awalnya Heboh Karena Pemerkosaan, Ternyata Perwira Paspampres dan Kowad Kostrad Tak Hanya Sekali Jalani Hubungan Intim
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Romansa, Ini Alasan Kenapa Kamu Wajib Baca Kokoronotomo: I Heart Tokyo
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
5 Face Wash dengan Brush Silikon untuk Eksfoliasi Wajah yang Maksimal
-
Bukan Supra Bapak Biasa, Bebek Ajaib Rasa Skutik dari Honda Satu Ini Bikin Melongo
-
BRI Peduli Dorong Transformasi Pendidikan di Pelosok Bandung
-
Perut Mendadak Membesar Bak Hamil, Tiktoker Ini Curhat Idap Kista Ovarium Akibat Sering Makan Seblak
-
Benarkah Operasional Panas Bumi Picu Gempa? PGE Ulubelu Buka Suara Soal Guncangan di Tanggamus
-
Kenapa Banyak Orang Bertahan di Pekerjaan yang Tidak Disukai?
-
Lebih Afdol Kurban Sapi atau Kambing? Perhatikan 3 Aspek Ini Agar Ibadah Lebih Maksimal
-
Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah