SuaraSumedang.id – Gisella Anastasia namanya semakin menjadi perhatian publik kala menjadi istri Gading Marten.
Bahkan kabar perceraian antara Gading Marten dengan Gisella Anastasia mampu membuat gempar publik, pasalnya mereka berdua sering membagikan momen kemesraan.
Publik semakin tercengang kala itu Gisella Anastasia terlibat kasus video syur bersama pria lain dan terkuak jika video tersebut diambil kala masih berstatus menjadi istri Gading.
Sempat juga beredar video pengakuan Gisel yang mengungkapkan jika dirinya haus akan kasih sayang dari sosok pria.
Pasca terlibat kasus video syur, Gisel turut mengutarakan penyebab kerapuan dalam hidupnya lantaran ia merasa kurang kasih sayang.
Untuk mengobati semua rasa yang dinilai kurang baik bagi dirinya, Gisel sampai mendatangi psikolog, hal ini turut ia sampaikan pada saat menjadi bintang tamu di YouTube Daniel Mananta.
"Banyak penghakiman di masa lalu kaya kurang kasih sayang orang tua, dan segala macem. Aku datang ke psikolog buat minta penyelesaian, psikolognya bilang ok i understand Gisel kamu begini," kata Gisel di YouTube Daniel Mananta, dilansir Sabtu, 7 Januari 2023.
"Dia (psikolog) ngomong aku tuh begini karena aku kurang sosok ayah dari kecil. Papah ada ya cuman kan sibuk dengan urusannya sendiri kerja, terus ada badai-badai dikit di keluarga kami pokonya emang kurang deket gitu," Lanjutnya.
Lebih lanjut ia menuturkan jika memang merasa haus akan kasih sayang dari sosok ayahnya.
Baca Juga: Erina Gudono - Kaesang Pangarep Bulan Madu di Eropa, Kok Sampai Dikawal Paspampres?
"Jadi menurut dia aku tuh begini karena emang aku kering, emang haus kasih sayang. Emang karena sosok ayah, sosok pemimpin, sosok yang bisa dijadiin pegangan jadi dia kaya mengkonfirmasi semua," terangnya.
Lebih lanjut, masa lalu yang pernah ia alami baik itu tersandung video syur hingga hal apapun yang kurang baik bagi dirinya akan dijadikan sebagai bahan pelajaran.
"Masa lalu memang bukan dijadiin pembelaan kaya gitu, tapi emang jadiin pembelajaran atau membentuk kita jadi lebih baik sebetulnya. Jadi gak bisa nyalahin masa lalu," ucap Gisel.
"Sama masa lalu kita harus berdamai, harus maafin, harusnya ya memang harus pake Tuhan sih karena emang susah sih," sambungnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!
-
Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita
-
KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar
-
Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun
-
Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat