Suarasumedang.id- Youtuber asal Korea Selatan dengan 5 juta lebih Subcriber, melalui kanal Youtube Korea Reomit Jang Hansol dan sang istri, Jeanette Ong membagikan pengalaman mereka saat mengunjungi Karen's Diner.
Jang Hansol penasaran bagaimana pelayanan di Karen's Diner yang katanya akan dibuat tidak menyenangkan, serta staf diperintahkan untuk menghina pelanggan selama makan.
Saat baru tiba ia dan istri terkejut mendapati perlakuan yang tidak menyenangkan. Tentu saja itulah keunikan dari Karen's Diner.
Jeanette yang merupakan mantan Pramugari itu merasa sangat panik dan menilai tentang pelayanan yang diberikan begitu buruk.
"Aku kesel banget" Kata Jeanet dengan bahasa Korea.
Saat ditanya lagi Apa kamu takut?
Jeanet menjawab menggunakan bahasa Inggris "Yaaa.. aku kan gak ngerti bahasanya terus mereka ngeliatnya kayak.." dengan memeragakan bagaimana pelayan di Karen's Diner melayani.
"Aku gatau kan mau ngomong apa, aku gak ngerti. Menunya di lempar ke aku!" Katanya dengan wajah bingung.
Hansol tertawa mendengar jawaban sang istri yang nampak kebingungan.
Baca Juga: Kini Asnawi Jadi Ancaman untuk Anak Shin Tae-yong di Liga Korea Selatan
Tapi meskipun pelayanannya tidak ramah Hansol mengacungi jempol untuk dekorasi dan kebersihan tempatnya. Untuk kualitas makanannya sendiri terbilang enak.
"Burgernya enak kalau dinilai 9/10" Kata Hansol sambil menelan makanannya tersebut.
Tak berhenti disitu Jang Hansol malah pengen ngerjain pelayan Karen's Diner dengan ngomong pakai bahasa Korea.
Bukannya berhasil malah saat cowok Korea itu mulai ngajak bicara salah satu pelayan Karen's tersebut ia disuruh berhenti "Husss... diem gw gak ngerti lu ngomong apee!! Enggak, lu tadi bisa ngomong bahasa Indonesia! gausah ngerjain gw. Diem lu, Pusing gw" kata pelayannya dengan nada tinggi.
Hansol tertawa dan merasa mentalnya telah diuji di Karen's Diner.
Di akhir vidio Hangsol menjelaskan pendapatnya tentang Keren's Diner.
"Jadi menurutku Karen's ini yo, pegawainya sangat melelahkan banget karna dulu aku pernah nyari-nyari pekerjaan kreatif adalah salah satu pekerjaan yang paling melelahkan kayak bikin konten" .
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!
-
Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital
-
HP Murah Realme C100 Series Bersiap ke Indonesia, Baterai Jumbo 7.000-8.000 mAh
-
Apa Itu Totok Sirih pada Bayi? Ini Risiko dan Manfaat Menurut Dokter
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
Game Ragnarok Origin Classic Umumkan Update Sakura Vows, Ini Fitur Barunya
-
Ilusi Sekolah Gratis: Kisah Siswa yang Rela Sekolah di Tengah Keterbatasan
-
Persija Mandul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Berjuang untuk Pendidikan Anak, Meski Tanpa Sekolah Gratis
-
Ucapan Menteri UMKM ke Finalis Puteri Indonesia 2026 Asal Papua Dikritik Tak Sensitif