SuaraSumedang.id - Rekan Brad Binder di tim Red Bull KTM, Jack Miller merasa ada potensi besar yang dimiliki motor RC16.
Bahkan, Miller membandingkan motor KTM itu dengan Desmosedici yang sudah ia tunggangi selama beberapa tahun saat masih bersama Ducati.
Jack Miller memutuskan untuk kembali ke KTM, tim yang dibelanya di kelas 125cc dan Moto3, pada MotoGP 2023.
Dia hengkang dari Ducati yang sudah bersamanya selama empat tahun terakhir. Kamis (26/1/2023) rider asal Austria itu untuk pertama kalinya dikenalkan sebagai pebalap KTM Red Bull dalam peluncuran komposisi tim untuk MotoGP 2023.
Dia tampil dengan wearpack berwarna hitam-oranye sekaligus memamerkan kuda besi yang bakal jadi tunggangannya RC16 2023, yang memiliki warna livery senada dengan pakaiannya.
Pebalap berusia 27 tahun itu berjumpa kembali dengan beberapa wajah lama dari Ducati yang sekarang ini sudah pindah ke KTM.
Seperti Fabio Sterlacchini (Kepala Teknologi KTM), Francesco Guidotti, dan Alberto Giribuola (Manager Tim KTM Red Bull), serta Cristhian Pupulin (Kepala Kru Miller).
Jack Miller mengungkapkan, adanya perbedaan antara RC16 dengan Desmosedici GP, yang merupakan motor tercepat saat ini di MotoGP.
Menurutnya, kedua motor tersebut punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tetapi, berbekal pengalaman para eks-Ducati yang saat ini ada di timnya.
Baca Juga: Heru Budi Minta Wali Kota Cari CSR untuk Bangun MCK Komunal Baru
Jack Miller pun meyakini mereka bisa menghilangkan kelemahan motornya sekarang untuk mengarungi kompetisi MotoGP 2023.
"Pasti ada perbedaan antara motor, masing-masing motor memiliki kekuatan dan kelemahan. Seperti yang terlihat pada balapan-balapan belakangan ini, KTM juga memiliki kekuatan dan kelemahan."
"Tujuannya adalah untuk menghilangkan kelemahan sebanyak mungkin," kata Jack Miller, seperti dikutip dari Speedweek, Jumat (27/1/2023).
"Orang-orang yang mengetahui apa yang sudah dilakukan Ducati di masa lalu dapat melihat apa beberapa masalah tersebut, konsisten dengan apa yang dimiliki KTM kami. Dan jika tidak, ini tentang menemukan solusi baru," tambah Jack Miller.
Kemudian, Miller menyatakan rasa optimistis bahwa RC16 bisa memberikan hasil maksimal untuknya di MotoGP 2023.
Hal tersebut berdasarkan pengalaman pertamanya saat mengendarai kuda besi barunya itu dalam uji coba di Valencia pada akhir tahun lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan