SuaraSumedang.id - Ternyata air kelapa mempunyai beberapa manfaat kesehatan bagi tubuh selain dapat menghilangkan rasa dahaga.
Dikutip Suara Sumedang dari kanal YouTube @Emasuperr pada Senin (13/2/2023), berikut manfaat dan efek samping mengonsumsi air kelapa.
Pertama, membantu tubuh memulihkan dari aktivitas. karena air kelapa banyak mengandung elektrolit, kalium, natrium dan magnesium, air kelapa dapat membantu mengembalikan keseimbangan cairan elektrolit saat kita berkeringat dan panas-panasan, terutama setelah berolahraga, bahkan dapat mendukung fungsi otot yang baik.
Mengkonsumsi air kelapa setiap hari dapat membantu mencegah rasa tidak nyaman atau kelelahan otot saat berolahraga.
Selain itu, sumber arginin yang utama terdapat pada air kelapa. Secara khusus, asam amino yang dapat membantu tubuh dalam mengatasi stres saat berolahraga.
Pada dasarnya, arginin ini dapat membantu pembentukan protein sebaik mungkin. Oleh karena itu, ketika kita meminumnya saat berolahraga, dapat membantu memaksimalkan pembakaran protein untuk memperbaiki sel yang rusak akibat olahraga.
Kedua, mengatur tekanan darah. Elastisitas dinding pembuluh darah dapat meningkat karena kandungan potasium yang tinggi pada kelapa dan menurunkan tekanan darah.
Secara alami, menjaga tekanan darah normal dapat menjaga kesehatan jantung dan mencegah stroke.
Ketiga, mengatasi diare. Osmolaritas air kelapa lebih tinggi daripada Oral Rehydration Therapy yang direkomendasikan WHO.
Baca Juga: Video Nesya Viral di Twitter, Bertebaran di Media Sosial
Air kelapa bermanfaat untuk cairan tubuh saat mengalami diare karena memiliki keseimbangan asam amino, enzim, mineral, dan asam lemak bagus.
Ada kelebihan dan kekurangannya juga. Air kelapa tidak disarankan bagi siapa saja yang mengalami gagal ginjal atau masalah ginjal karena kandungan potasiumnya yang tinggi.
Karena ginjal mungkin terbebani dengan kadar potasium yang tinggi dan tidak mampu menyimpan ekstra potasium didalam tubuh.
Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi tiga hingga lima bush air kelapa setelah berolahraga dapat memicu hiperklemia, detak jantung yang tidak menentu, dan berpotensi kematian mendadak.
Karena itu, penting untuk membatasi konsumsi air kelapa, terutama jika anda sering berolahraga. Setengah hingga satu buah sehari sudah cukup untuk menjaga kadar potasium tubuh anda.
Selain itu, air kelapa memiliki efek diuretik yang dapat menyebabkan sering buang air kecil. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk minum air kelapa pada malam hari guna mencegah seringnya terbangun untuk buang air kecil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026