SuaraSumedang.id – Mahfud MD yang kini menjabat sebagai Menko Polhukam ungkap beberapa harapannya tentang Bharada E sebagai justice collaborator (JC).
Dimana saat itu Richard Eliezer dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum 12 tahun penjara, mengetahui hal itu Mahfud MD berharap jika Bharada E menrima hukuman yang lebih ringan.
Tentu ada beberapa alasan tersendiri dari Mahfud, hingga ia menginginkan Baharada E bisa menerima hukuman lebih ringan dari Jaksa Penuntut Umum.
1. Harapan Mahfud MD Soal Bharada E
Mahfud MD menilai jika tuntutan Jaksa bisa menjadi ringan lantaran Bharada E berani menguak fakta sebetulnya tentang pembunuhan Brigadir j.
Dimana awalnya Ferdy Sambo telah merencanakan skenario tentang pembunuhan Brigadir J karena adanya peristiwa tembak menembak.
"Saya berharap dia turun dari 12 karena begini, itu skenario awal kasus ini bahwa Eliezer menembak Yoshua karena ditembak duluan lalu terjadi tembak-menembak. Nah, skenario itu dipertahankan sampai sebulan, dari tanggal 8 Juli sampai 8 Agustus," ucap Mahfud MD dalam cuplikan video yang dibagikan kembali oleh akun Twitter @Gladislagiwoy.
2. Harapan Mahfud MD Terkabul
Harapan tersebut tentu seakan terkabul dengan putusan hakim yang memberi vonis hukuman 1,5 tahun penjara pada Rabu (15/2/2023.
Baca Juga: Geger! Puluhan Nisan di TPU Blitar Dirusak, Ada Pesan dari 'Munkar dan Nakir'
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya jika skenario pembunuhan Brigadir J yang telah disusun oleh Ferdy Sambo akan menutupi semua fakta yang sebenarnya terjadi.
Mahfud MD menghargai keberanian dari sosok Bharada E meski telah dijanjikan akan mendapat SP3 saat ia mengikuti skenario tersebut akhirnya dirinya memilih untuk menguak fakta yang sebenarnya.
"Tapi Eliezer itu dengan berani membuka bahwa ini adalah skenarionya Sambo, bahwa ini pembunuhan bukan tembak-menembak, sehingga saya berpikir kalau tidak ada Eliezer yang kemudian merubah keterangannya menjadi keterangan yang lebih menarik, kasus ini akan tertutup," ungkap Mahfud MD.
3. Faktor Meringankan Hukuman Bharada E
Sebagai informasi tambahan ada beberapa poin yang meringankan hukuman Bharada E, Seperti ia masih memiliki usia yang masih muda, selama persidangan bersikap sopan, telah mendapatkan maaf dari keluarga Brigadir J
Sedangkan hal yang memberatkan ialah Richard Eliezer tidak menghargai hubungan baik dengan Brigadir J.(*)
Berita Terkait
-
Pengamat Kepolisian Ini Ungkap Bharada E Sulit Balik Menjadi Anggota Polri Meski Dijatuhi Hukuman 1,5 Tahun, Begini Penjelasannya
-
CEK FAKTA: Anak Ferdy Sambo Depresi Nekat Akhiri Hidup Gegara Ayahnya Divonis Mati, Benarkah?
-
Fakta Usai Vonis Richard Eliezer: Sudah Inkrah, Kapolri Pertimbangkan Nasibnya di Brimob
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Jelajah Kota Piala Dunia 2026 Monterrey: Surga Daging Panggang dan Tacos buat Suporter
-
Cek Fakta: Foto Viral Pocong di Bekasi Dipastikan Rekayasa Digital, Polisi Ungkap Pembuatnya
-
Ribuan Guru PPPK di Kaltim Diperpanjang Kontraknya, DPRD Janji Kawal
-
Inigo Perez: Rayo Vallecano Ingin Juara Liga Conference demi Penggemar
-
Akhir Pelarian Andi Doglang: Eksekutor Curanmor Bersenpi Lumpuh oleh Pelor Polisi Pringsewu
-
Nekat Nyabu saat Malam Takbiran, Dua Pria di Tanjung Priok dan Kelapa Gading Ditangkap
-
Demam Piala Dunia 2026 Dimulai: Stiker Album Panini Mulai Diburu Kolektor
-
Ledakan Petasan di Singosari Malang Hanguskan Rumah dan Lukai Balita
-
Bridge to Terabithia: Film Fantasi Masa Kecil yang Mengajarkan Kehilangan
-
Skuad AS di Piala Dunia 2026 Diumumkan, Pochettino Buat Gebrakan Coret Pemain Ini