SuaraSumedang.Id - Film "Waktu Maghrib" untuk sementara mencatatkan rekor sebagai film dengan penonton terbanyak di tahun 2023 ini.
Menurut data dari filmindonesia.or.id, hingga minggu terakhir Februari 2023 "Waktu Maghrib" telah menyedot penonton sedikitnya 1.325.976 orang.
Jumlah penonton sebanyak itu diperoleh setelah tayang perdana 9 Februari 2023 di sejumlah bioskop.
Jumlah penontonnya dimungkinkan terus bertambah karena "Waktu Maghrib" masih diputar di sejumlah bioskop dan masih diminati publik film Tanah Air.
Berikut ini jumlah penonton film Indonesia yang hingga saat ini masih diputar, selain "Waktu Maghrib":
- Jo Sahabat Sejati - 184.967
- Jalan yang Jauh Jangan… - 831.703
- Kiko in The Deep Sea - 4.330
- Mangkujiwo 2 - 554.553
- Para Betina Pengikut… - 165.984
- Pesugihan: Bersekutu… - 21.879
- Bismillah Kunikahi… - 35.679
Sinopsis Waktu Maghrib
Film Waktu Magrih becerita soal Adi (Ali Fikry), Saman (Bima Sena), dan Ayu (Nafiza) yang tinggal di Desa Jatijajar, sebuah desa terpencil di Jawa Tengah.
Karena sering terlambat masuk sekolah, Adi dan Saman akhirnya kerap dimarahi Bu Wowo.
Dimarahi guru, Adi dan Saman bukannya sadar. Keduanya justru kesal, dan saking kesalnya menyumpahi Bu Wowo agar mati bersamaan dengan berkumandangnya adzan Maghrib.
Diceritakan, setelah disumpahi Bu Wowo meninggal secara mengenaskan.
Adi dan Saman kaget tapi lega.
Namun kematian Bu Wowo bukan akhir dari masalah yang dihadapi keduanya. Sebab setelah gurunya mati, keduanya mengalami teror supernatural yang mengerikan.
Makhluk supernatural itu berseragam guru, persis seperti yang dikenakan Bu Wowo. Dia meneror Adi dan Saman serta penduduk desa.
Saman kemudian bunuh diri ketika adzan Magrib, karena teror makhluk halus tersebut.
Khawatir Adi juga jadi korban, Ayu tidak tinggal diam. Ia mencoba memberikan perlawanan.
Disutradara Sidharta Tata dengan produser Gope T Samtani, dan penulisAgasyah Karim, Khalid Kashogi, Bayu Kurnia, serta Sidharta Tata, "Waktu Maghrib" dibintangi Ali Fikry, Bima Sena, dan Nafiza Fatia Rani. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Terpopuler: 7 HP Paling Hemat Baterai Buat Mudik Lebaran, Roster MPL ID Season 17
-
Blacklist hingga Denda! Purbaya Tegaskan Sanksi Bagi Penerima LPDP yang Hina Negara
-
53 Kode Redeem FF 25 Februari 2026: Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Angel Ungu
-
Gen Z dan Tradisi Ramadan yang Mulai Bergeser: Nilai Lama vs Gaya Baru
-
Setelah Affan Kurniawan, Pelajar Ini Menyusul Gugur di Tangan Aparat: Kapan Trauma Ini Berakhir?
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Kritik Dibungkam atas Nama HAM: Salahkah Rakyat Menentang MBG?
-
Tren Pelihara Kucing Makin Naik, Nutrisi Anabul Jadi Perhatian Utama
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Diprediksi Habiskan Uang LPDP Hampir Rp6 Miliar!