SuaraSumedang. Id - Selama ini tersebar pendapat bahwa gelombang ponsel bisa menyebakan kejantaran atau fungsi seksual seorang pria jadi lemah.
Banyak yang percaya dengan pendapat tersebut. Tetapi banyak juga yang tidak yakin penggunaan ponsel yang tinggi menyebabkan gangguan fungsi seksual.
Lalu bagaimana yang sebenarnya?
Terkait hal itu, seorang dokter dari Hanoi, Vietnam, Pham Minh Ngoc, Wakil Direktur Pusat Pengobatan Seks,
Rumah Sakit Andrologi dan Infertilitas Hanoi memberikan penjelasan yang mencerahkan.
Ia memberikan penjelasan atas pertanyaan seseorang, sebagaimana dikutip dari vnexpress baru-baru ini.
Menurut Pham Minh Ngoc, berdasarkan temuannya, sampai saat ini tidak ada bukti meyakinkan bahwa golembang ponsel mempengaruhi kadar testosteron. Yang dimaksud adalah hormon penting yang memastikan fungsi seksual pria normal.
Namun demikian, kata dia, gelombang telepon yang merupakan bentuk radiasi elektromagnetik yang dihasilkan oleh sinyal frekuensi radio (RF) yang digunakan dalam komunikasi telepon seluler bisa saja mempengaruhi kesuburan seorang pria.
Itu terjadi jika testis berdekatan dengan pembangkitan panas.
Ia menjelaskan, testis dan tubulus seminiferus sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Paparan suhu tinggi dapat menyebabkan malformasi sperma.
Baca Juga: Pasutri Pakai Mainan Seks untuk Pemanasan Sebelum Bersetubuh, Boleh Nggak Ya Menurut Hukum Islam?
"Membawa ponsel di saku celana, dapat meningkatkan suhu testis karena kedekatan, berdampak negatif pada kesuburan pria," kata dia.
Ia menjelaskan, dalam sebuah studi yang dimuat jurnal Fertility and Sterility of the American Society of Reproductive Medicine disebutkan bahwa pria yang menggunakan ponsel lebih dari empat jam sehari memiliki jumlah sperma lebih rendah dan penurunan motilitas sperma dibandingkan pria yang jarang menggunakan ponsel.
Penelitian juga kata sang dokter menunjukkan bahwa efeknya paling terasa saat menyimpan ponsel di saku celana.
"Namun, penelitian ini dianggap tidak dapat diandalkan karena ukuran sampel yang kecil dan kurangnya faktor lain yang dapat memengaruhi kesuburan pria, seperti merokok, konsumsi alkohol, dan obesitas," kata dia lagi.
Adapun yang sudah pasti terkait penggunaan ponsel, secara keseluruhan, tingginya penggunaan ponsel dapat meningkatkan tingkat stres, gangguan tidur, dan gejala depresi pada pria.
Penggunaan ponsel yang berlebihan juga menjadi faktor risiko bagi kesehatan pria, termasuk kesehatan seksual dan reproduksi. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan