SuaraSumedang.Id - Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto menghadiri acara Silaturahmi Ramadhan yang diadakan DPP Partai NasDem di Nasdem Tower, Sabtu kemarin.
Terkait hal itu, Airlangga mengunggah soal kehadirannya di acara tersebut di akun Instagramnya, @airlanggahartarto.
Ada banyak orang penting yang disebut Airlangga dalam unggahannya. Hanya saja,ketika menyebut nama Anies Baswedan, dia tidak menyebut yang bersangkutan sebagai calon presiden (Capres).
Hal itu tentu menjadi pertanyaan warganet, pengikut Airlangga di Instagram.
"Sore tadi, saya menghadiri acara Silaturahmi Ramadan yang diadakan oleh DPP Partai NasDem @official_nasdem di NasDem Tower," tulisnya yang dikutip SuaraSumedang Minggu 26 Maret 2023.
Ia menjelaskan, sangat bersyukur bisa hadir untuk memperkuat silaturahimi dengan para sahabat dan seniornya, sosok yang dianggap sebagai abang, Bapak Surya Paloh, Ketua Umum DPP Partai Nasdem yang mengagendakan kegiatan Silaturahmi Ramadan ini.
Setelah itu, Airlangga menyebut beberapa tokoh yang hadir.
Ia menyebut Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan 12 Bapak Jusuf Kalla, yang juga Ketua Umum Partai Golkar periode 2004-2009, serta teman-teman pimpinan dari partai politik lainnya.
Pimpinan partai yang ia sebut adalah Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Yudhoyono @agusyudhoyono, Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera @pk_sejahtera Aboe Bakar Alhabsyi, dan Wakil Ketua Umum PPP @dpp.ppp Bapak Rusli Effendi.
Baca Juga: Diserang KKB saat Amankan Salat Tarawih, Dua Anggota TNI-Polri Tewas Ditembak
Ia juga kemudian menyebut Anies Baswedan, tetapi tanpa embel-embel calon presiden (capres).
Ia hanya menulis, "...dan sahabat saya, Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Bapak Anies Baswedan @aniesbaswedan."
Sejumlah warganet tentu saja mempertanyakan mengapa Airlangga tidak menyebut Anies sebagai calon presiden.
"Pak kenapa nggak sebut Pak Anies sebagai calon presiden? Belum tahu atau bagaimana," tanya @rumaitnyXX.
"Pak Anies itu capres Pak, bukan hanya sebagai mantan Gubernur," tulis nonnianXX.
"Lebih elok kalau Bapak tetap menyebut Pak Anies sebagai capres. Itu artinya politisi top, sayang ah," komentar yang lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Didukung Tiga Parpol, Ditanya Isu Kedekatannya dengan AHY, Anies Baswedan: InsyaAllah Selalu Dekat di Hati
-
Ada Golkar dan PPP, Sekjen PKS Kembali Keluarkan Jurus Pantun untuk Merayu Gabung Koalisi Perubahan
-
Sindir Koalisi Lain Segera Umumkan Capres-Cawapres, NasDem: Anies 'Ditelanjangi' di Mana-mana
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Sabu Jadi Bisnis Keluarga di Kerinci, Ayah Bantu Anak hingga Kakak dan Adik Kompak Beraksi
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
Wajah Glowing Instan! Ini Rahasia Eksfoliasi Lembut dengan Ekstrak Apel
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Gara-gara Antrean Solar, Sopir Truk Ngaku Diculik dan Diancam Ditembak Oknum Polisi
-
Kedaulatan di Ujung Algoritma: Alasan Saya Stop Mengikuti Rekomendasi FYP