SuaraSumedang.Id - Jonathan Latumahina, ayah dari David, korban penganiyaan Dandy dan beberapa rekannya mengunggah kondisi terkini anaknya, beberapa jam lalu.
Jonathan menulis bahwa David, anaknya kini sedang berjuang mengembalikan semua yang dia pernah punya melalui pendengarannya.
Jonathan yang juga Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) itu menyebut bahwa saat ini pendengaran David semakin progres, tetapi matanya belum baik responnya.
“Saat ini perjuangan dia adalah untuk kesadaran kognitif. Mencoba mendengar dan memahami perintah sederhana,” tulisnya dalam @tidvrberjalan.
Jonathan kemudian menjelaskan bahwa pada tubuh David ada trauma yang sangat dalam pada sistem syarafnya, dan kerusakannya berpotesi permanen.
Namun demikian Jonathan berharap anaknya sembuh seperti sedia kala, setelah melihat perkembangan dan kemajuannya saat ini.
“Namun melihat perkembangan dan kemajuannya sampai saat ini, semua potensi dan gejala sisa ini menumbuhkan optimisme kesembuhan,” tulisnya.
Rupanya postingan ayah David yang tetap berusaha tegar itu banyak sekali mendapat dukungan.
David juga banyak didoakan oleh banyak orang. Seperti ditulis dua akun berikut ini yang salahsatunya mengaku seorang dokter.
Baca Juga: Ini Rahasia Sabrina Chairunnisa Tampil Cantik dengan Cara Sat Set
“Di bulan baik Ramadhan mari kita awali dengan Bismillahirahmanirahiim, kita terus berdoa untuk David dan juga anak-anak Indonesia yang sedang mengalami ujian kondisi kesehatannya agar diberi Allah SWT kekuatan lahir batin, diberi kemudahan untuk segera sembuh sehat normal pulih seperti sediakala.. amiin ya rabbal alamiin.. Semangat terus ya David,” tulis @ din120208.
“Sebagai dokter kami memang tidak diperbolehkan memberi harapan palsu tentang kemungkinan kesembuhan pasien. Tapi sebagai umat beriman selama 26 tahun menjadi dokter...saya adalah saksi mata untuk banyak mujizat yang terjadi, yang mustahil terjadi dipandang dari segi medis.
Mujizat yang terjadi bagi orang-orang yang mengandalkan TUHAN, yang tahu sifat TUHAN-nya yang mudah terenyuh dengan penderitaan anak-NYA : TUHAN yang pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-NYA.
Ayo, David..berseru bersama ribuan orang yang meratap untuk kesembuhanmu : "Jangan tinggalkan aku, ya TUHAN, ALLAHku, janganlah jauh dari padaku! Segeralah menolong aku, ya TUHAN, keselamatanku!" “tulis @ jc57property. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar