SuaraSumedang.id – Gagal, apa penyebab Indonesia batal jadi ruan rumah di Piala Dunia U-20 2023?
Posisi Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 resmi dicopot oleh FIFA.
Sepanjang bulan Maret, banyak kejadian penting terkait kesiapan Indonesia baik dari segi teknis maupun non-teknis.
Dalam segi teknis, PSSI terus melakukan perbaikan infrastruktur venue Piala Dunia dan memantau persiapan 6 stadion yang sudah dilakukan verifikasi oleh FIFA.
Sedangkan dalam segi non-teknis, banyak pihak yang mengecam kehadiran timnas Israel ke Indonesia.
Akun instagram @pengamatsepakbola pada Kamis (30/3), merangkum bagaimana kronologi pencabutan status tuan rumah Indonesia di Piala Dunia U-20 tersebut.
Bila dirunut dari bulan Maret, di Indonesia telah terjadi demo penolakan atas kehadiran Timnas Israel oleh berbagai pihak, seperti elemen masyarakat, parpol, ormas, hingga dua gubernur.
Penolakan tersebut disuarakan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali I Wayan Koster.
Tanggal 26 Maret dilakukan pembatalan drawing Piala Dunia U-20 2023 Indonesia, (pembatalan proses pengundian untuk menentukan pembagian grup oleh penyelenggara).
Baca Juga: Cleaning Service Tersangka Pembunuhan Dokter Mawarthi Susanti Mengaku Sakit Hati ke Korban
Lebih lanjut, di tanggal 29 Maret FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.
Padahal, drawing baru akan dilakukan pada 31 Maret.
Atas kejadian tersebut, banyak pihak yang merasa dikecewakan.(*)
Sumber artikel: Instagram/pengamatsepakbola
Link sumber artikel: https://www.instagram.com/p/CqYr01ZBQxS/
Berita Terkait
-
3 Sanksi FIFA yang Mungkin Diterima PSSI usai Indonesia Batal Gelar Piala Dunia U-20 2023
-
Zainudin Amali Sebut Jika Indonesia Dibanned FIFA, Kompetisi Liga Indonesia Bisa Terhenti
-
Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Gibran: Kita Ikuti dan Hargai Keputusan FIFA
-
Legislator Sesalkan Pembatalan Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U20
-
PDIP Kena Hujat Usai Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Putra Nababan: Risiko Sampaikan Kebenaran
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama
-
7 Anime Terbaru April-Mei 2026, One Piece: Arc Elbaf hingga Marriagetoxin
-
WA di Pergelangan Tangan: Apakah Fitur Baru Garmin Ini Akan Mengubah Cara Kita Berkomunikasi?
-
Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh
-
Era Baru Otomotif Dunia Pabrikan Mobil asal China Geser Dominasi Pabrikan Jepang
-
Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan
-
Peluncuran PS6 Diklaim Masih Sesuai Jadwal, Harga Kemungkinan Lebih Mahal
-
5 Rekomendasi HP RAM 8 GB di Bawah Rp2 Juta yang Awet untuk Jangka Panjang
-
Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi
-
Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini