/
Senin, 03 April 2023 | 08:10 WIB
Asal usul tahu sumedang dan tempat penjualan pertamanya (Tangkapan layar YouTube ASAL USUL)

SuaraSumedang.id – Sumedang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat yang dikenal dengan kelezatan tahunya.

Ciri khas tahu sumedang biasanya dibungkus dengan anyaman bambu.

Dilansir dari kanal YouTube ASAL USUL (8/9/2022), kata tahu merupakan serapan dari bahasa Tionghoa, yaitu tao hu atau teu hu.

Tao memiliki arti kacang kedelai, sedangkan hu memiliki arti lumat atau menjadi bubur.

Dapat diartikan, tahu merupakan kacang kedelai yang dihaluskan menjadi seperti bubur.

Sejarah tahu sumedang tidak terlepas dari imigran Tiongkok bernama Ong Kino.

Pada awal abad ke20-an Ong Kino bersama sang istri datang dan menetap di daerah Sumedang, Jawa Barat.

Ong Kino selalu membuat makanan khas dari negeri asalnya, Tiongkok, yaitu berupa tahu.

Awalnya, alasan Ong Kino membuat tahu hanya untuk melegakan istrinya yang rindu akan makanan tradisional Tiongkok.

Baca Juga: Terlibat 'Perang' Dengan Arteria Dahlan Cs, Mahfud MD: Lebih Baik Punya DPR Dan Parpol, Meskipun Jelek

Alasan tersebut diungkap oleh Edric Uang, generasi kelima Ong Kino yang menyatakan selain untuk membahagiakan sang istri, tahu yang dibuat Ong Kino juga dibagikan sesama rekan perantau Tiongkok.

Dari sanalah, kemudian banyak yang memuji kelezatan tahu buatan Ong Kino, sehingga mereka menyarankan Ong Kino untuk membuka usaha tahu di Sumedang.

Penjualan tahu sumedang pertama kali dikenal dengan nama Gerai Tahu Bungkeng yang berada di Jalan 11 April nomor 53, Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara.

Sekarang, tahu Sumedang tidak hanya dinikmati di Sumedang saja, tetapi penjualannya sudah meluas.(*)

Sumber : YouTube ASAL USUL

Load More