/
Selasa, 04 April 2023 | 06:00 WIB
Ilustrasi Zakat Fitrah (suara.com/Freepik)

SuaraSumedang.id - Usai melewati puasa sebulan penuh di bulan ramadhan, umat Islam wajib membayar zakat fitrah.

Zakat fitrah merupakan kewajiban yang ditetapkan bagi setiap kaum muslim, baik dewasa maupun anak-anak.

Dalil wajibnya zakat fitrah tercantum dalam hadits Nabi SAW riwayat dari Ibnu Umar, ia berkata:

Artinya: "Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah pada bulan Ramadhan kepada manusia." (HR Muslim).

Umat Islam yang diwajibkan untuk mengeluarkan zakat fitrah, yakni orang yang memiliki persediaan makanan pokok melebihi keperluan dirinya sendiri dan keluarganya selama satu hari satu malam, di luar keperluannya akan tempat tinggal, perabotan, pelayan dan sebagainya.

Syarat Wajib Zakat Fitrah

Adapun syarat wajib zakat fitrah ialah setiap orang yang beragama Islam wajib membayar zakat fitrah.  

Namun, orang tersebut harus merdeka dalam artian bukan hamba sahaya atau budak juga orang tersebut harus mampu dan berkecukupan.

Umat Islam yang memenuhi syarat tersebut, diharuskan menunaikan zakat fitrah untuk dirinya sendiri dan juga anggota keluarga yang berada di bawah tanggung jawabnya, seperti suami, istri, anak, asisten rumah tangga, serta yang lainnya.

Baca Juga: CEK FAKTA: Hari Ini! Amanda Manopo Dampingi Arya Saloka saat Ajukan Cerai Talak Putri Anne, Benarkah?

Apabila kaum fakir miskin tak memiliki kelebihan makanan yang dapat dizakatkan maka tidak wajib baginya, sementara mereka lebih pantas menjadi penerima zakat fitrah tersebut.

Rukun Zakat Fitrah

Selain syarat wajib, setiap umat Islam juga harus menunaikan rukun dari zakat fitrah.

Rukun zakat fitrah antara lain, yaitu niat zakat fitrah, terdapat orang yang berzakat, terdapat orang yang menerima zakat.

Zakat bisa memberikan harta atau makanan yang dizakatkan, contohnya beras.

Bacaan Niat Zakat Fitrah Arab dan Latin

Load More