SUARASUMEDANG - Kyai kondang Gus Miftah mengaku baru tahu bahwa Wahyu Kenzo merupakan pemilik robot trading ATG setelah barang yang dijualnya, blangkon, dibeli yang bersangkutan.
Tetapi ketika blangkon itu dibeli Wahyu Kenzo dengan harga Rp 900 juta, Gus Miftah sempat bertanya-tanya soal orang itu.
"Kemudian setelah dia beli (blangkon), kan saya jadi ngulik-ngulik 'Ini siapa, kok belinya mahal banget?' kata Gus Miftah dalam jumpa pers di kawasan Cipete Jakarta Selatan Jumat kemarin.
Sebelummnya, Gus Miftah mengetahui Wahyu Kenzo sebagai pemilik PT Legion, bukan pengelola robot trading ATG yang menyebabkan puluhan ribu orang mengalami kerugian dengan total Rp 9 triliun.
Gus Miftah belakangan ini memang mendapat tudingan terlibat dalam aliran dana dari Wahyu Kenzo ketika melakukan lelang blangkon miliknya.
Saat lelang tersebut, Wahyu Kenzo membeli blangkon Gus Miftah dengan harga fantastis, Rp 900 juta.
Jadi, jelas Gus Miftah, ketika proses lelang berlangsung, ia sama sekali tidak mengetahui sumber dana Wahyu Kenzo.
Ia juga tidak bertanya kepada orang yang membeli barangnya, apa halal atu tidak, karena hal itu tidak boleh dilakukan.
"Saya tidak boleh bertanya uang yang beli barang saya ini kira-kira uang haram apa uang halal, itu nggak boleh," kata dia.
Baca Juga: Terungkap! Ketua KPK Firli Bahuri Ternyata Lakukan 8 Pelanggaran Kode Etik Ini
Selanjutnya, kata dia, ini yang tidak diketahui publik, setelah Wahyu Kenzo menstranfer uang lelang blangkon, uangnya kemudian ditransfer lagi.
"Langsung kita transfer. Dan itu ada buktinya semua. Atas sepengetahuan panitia, maka kemudian kita transfer. Dan itu clear, semua bukti transfernya ada," ujarnya.
Gus Miftah mengaku gara-gara itulah ia kemudiak dikaitkan dengan aliran dana Wahyu Kenzo.
Gara-gara itu, Gus Miftah mengaku hidupnya jadi tak nyaman. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi
-
Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya
-
BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
MAKI Desak Kejagung Segera Geledah Rumah Pribadi Febrie Adriansyah di Kebayoran, Ada Apa?
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat