SUARA SUMEDANG – Pesulap Merah tak pernah berhenti absen dari luputan orang – orang semenjak menantang keabsahan pengobatan yang dilakukan oleh ibu Ida dayak.
Hingga tantangan yang dilakukan oleh Pesulap Merah
Kini menjadi boomerang yang menakutkan. Pasalnya suku dayak terkenal dengan kesaktian ilmu yang sulit dicerna oleh logika manusia.
Baru – baru ini beredar kabar jika Pesulap Merah melakukan adu mekanik dengan suku dayak Kalimantan tengah, namun berujung mengenaskan!
Informasi tersebut disebar oleh kanal YouTube PORTAL JURNALIS, Sabtu (15/4), dengan judul “Innalillahi ! Pesulap Merah Tak Tertolong Lagi, Kritis Membuat Nasibnya Berakhir Mengenaskan”
Lantas benarkah klaim video berdurasi 2 menit 30 detik tersebut?
Saat dilakukan penelurusan hingga di akhir video, tidak ada klip yang menayangkan secara valid jika Pesulap Merah meninggal
Pada video, sang narrator hanya memberikan informasi sebatas lisan tanpa ada bukti yang memperkuat pernyataan jika Pesulap Merah terkena santet dan meninggal di sebuah rumah sakit.
Isi videonya pun hanya berupa beberapa foto editing kasar yang terkesan dibuat – buat.
Baca Juga: KUHP Baru, Beredel Pers Gaya Baru?
Kesimpulan
Unggahan video Portal Jurnalis tersebut mengandung informasi yang menyesatkan dan tidak dapat dijadikan sebagai kabar berita yang valid.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Ida Dayak Ramal Indonesia Bakal Hancur di Tangan Anies Baswedan, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Innalillahi Lebaran Sebentar Lagi, Pesulap Merah Tutup Usia Usai Adu Kekuatan dengan Orang Dayak?
-
Sosok Ini Mengaku Guru Pesulap Merah, Beri Peringatan Tegas Soal Kode Etik Hingga Buat Netizen Bingung: Guru SD?
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Menelusuri Fantasi Berlatar Bugis-Makassar Yang Memukau Dalam Barichalla
-
Lapangan Padel Mulai Menjamur di Pekanbaru, Jadi Sport Tourism?
-
Mengenang Perjuangan Penyintas Tsunami Aceh dalam Hafalan Shalat Delisa
-
Dari Novel ke Film: The Housemaid Sebuah Thriller Psikologis yang Mencekam
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Ratchaburi vs Persib, Bojan Hodak Akui Ngeri
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Profil Carla Yules, Miss Indonesia Jadi Finalis Program 'Bake Your Dream'
-
Dunning-Kruger Effect: Kenapa yang Inkompeten Justru Paling Percaya Diri?