SUARASUMEDANG - Di bagian pertama tulisan ini diceritakan Pangeran Geusan Ulun terpaksa membawa Ratu Harisbaya dari Cirebon yang sudah bersuami karena ingin dibawa pergi.
Ratu Harisbaya mengancam, jika ia tidak dibawa ke Sumedang, akan bunuh diri.
Mestinya, Prabu Geusan Ulun yang baru mendalami agama Islam di Demak, menolak apapun keinginan Ratu Harisbaya. Membawa istri orang itu, sangat dilarang.
Akan tetapi, sejarah berkata, Prabu Geusan Ulun ternyata membawa pergi atau tepatnya menculik Ratu Harisbaya ke Sumedang.
Konon, itu terjadi atas izin bahkan dipanas-panasi Embah Jaya Perkasa, karena khawatir Ratu Harisbaya benar-benar bunuh diri.
Berusaha merebut
Perginya Ratu Harisbaya dibawa Prabu Geusan Ulun itu, tak pelak menyebabkan Panembahan Ratu marah besar.
Seketika ia memerintahkan pasukannya untuk mengejar Prabu Geusan Ulun, untuk mengambil kembali Ratu Harisbaya.
Tentu saja upaya itu tidak berhasil, karena Embah Jaya Perkasa dan patih lainnya berhasil mengamankan Prabu Geusan Ulun dan Ratu Harisbaya.
Baca Juga: Serius Mau Atur Jam Kerja Buat Kurangi Macet di Jakarta, Heru Budi: Habis Lebaran akan Dikumpulkan
Perang, antara pasukan Cirebon dan Sumedang akhirnya tak terelakkan selama beberapa waktu.
Konon, tiap perang, pasukan Sumedang yang dipimpinan Embah Jaya Perkasa selalu berhasil memukul mundur pasukan Cirebon.
Jatuh talak, ditebus
Pada akhirnya, menurut sejarah, Panembahan Ratu mengalah.
Melalui sebuah surat, ia merelakan Ratu Harisbaya jadi milik Prabu Geusan Ulun. Ia menjatuhkan talak atau menceraikan Ratu Harisbaya.
Prabu Geusan Ulun, kemudian menebus talak tersebut dengan memberikan wilayah Sumedang di sebelah barat Sungai Cilutung Sumedang termasuk wilayah Kadipaten, ke Cirebon.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan
-
Makan AYCE di Shaburi Tanpa Bikin Kantong Bolong, Ada Promo BRI!
-
BRI RO Denpasar Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Klasterisasi dan Desa Brilian
-
KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya
-
Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan
-
'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Taeyong NCT Luapkan Insting, Ambisi, dan Kebebasan Artistik di Lagu WYLD
-
Tak Hanya Asus, Lenovo Juga Kenalkan Laptop Tipis Pesaing MacBook Neo
-
Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid