SUARA SUMEDANG - Beredar sebuah video yang memperlihatkan Banjir di daerah Sumedang.
Menurut penelusuran, kejadian tersebut terjadi di daerah Cipancar, Sumedang.
Dalam video tersebut terdengar suara seorang warga yang kesal dan ucap caci maki untuk warga Sumedang lain, karena susah di kasih tahu.
Ungkapan kekesalan itu, dilontarkan dalam video yang memperlihatkan situasi kondisi banjir.
“Pasihan deui atuh sing ageung, sing dugi kadieu pasihan deui, da moal jarerah orang dieu mah (kasih lagi yang besar, sampe kesini kasih lagi, tidak akan jera orang sini mah),” ungkapan warga dalam video, dikutip Suara Sumedang dari video @enclekbasraddd (9/5/2023).
Ia juga mengungkapkan kekesalannya karena warga yang lain susah untuk dikasih tahu dengan caci maki.
“Harese dibejaan teh. Dibejaan lobakeun arah ka lembur, pas keur aya alat berat. Hese dibejaan nana anjing-anjing (susah dikasih tauh, dikasih tau banyakin ke arah kampung, saat lagi ada alat berat. Susah ngasih taunya anjing-anjing),” katanya.
Saking kesalnya karena banjir, dalam video tersebut ia juga mengucapkan perihal warga Sumedang.
“Kieu tah jelema bararad hungkul mah, anjing madep sok sing gede, beakeun sumedang teh (banjir) lah, liwar jelemana (Gini deh orang bararad, anjing mantep yang besar, abisin sumedang teh),” umpatnya.
Namun, dalam unggahan video itu tidak disebutkan latar belakang apa yang terjadi sebelumnya.
Dari video postingan tersebut, sontak warganet pun merespon kekesalan tersebut dalam kolom komentarnya.
“inti na mah s akang jengkel nu tadi na di bejaan teu di denge, mudal ken rasa ka kehel (Intinya si Akang jengkel ngasih tau tapi enggak di dengar, keluari rasa keselnya),” kata seorang warganet.
“kaduhung mah moal tipayun nya kang, khusuna kanggo jalmi liwar mah nya kang... sing sabar kang mugia ciang aya solusi nubpaling sae aminnn (Penyesalan mah enggak didepan yah kang, khususnya buat jalmi liwar yah kang, sabar kang semoga ada solusi yang paling bagus, amin),” komentar dari warganet.
“sumedang baheula mah adem ayena mah panas jalan goreng ku aya proyek tol tp kumaha deui eta mh gs ramalan kolot baheula (Sumedang dulu mah adem, sekarang mah panas jalan jelek adanya proyek tol. Tapi gimana lagi itu ramalan dari orang tua dulu),” kata warganet.
“maksud si mamang ieu teh sarkasme, soalna banjir bandang kajadian kulantaran kalakuan jelemana oge dina ngagarap alam nu kamalinaan teuing (Maksud dari si paman ini sarkasme, soalnya kejadian banjir bandang akibat dari perilaku seseorang saat menggarap alam yang terlalu berlebihan),” komentar seorang warganet. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi
-
Terbang ke Kuala Lumpur Kini Lebih Mudah, AirAsia Tambah Penerbangan dari Palembang
-
Siap-siap Operasi Gabungan! Angkot Tua di Kota Bogor Bakal Dipaksa Berhenti Narik
-
Catat Tanggalnya! SPMB Kota Serang Dibuka 29 Juni, Ada Jalur Swasta Gratis
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
Motor Listrik Pintar OMO-X Resmi Mengaspal di Indonesia Simak Keunggulan dan Harganya
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan