SUARA SUMEDANG - Pergerakkan kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua makin jadi sorotan dengan sejumlah kasus penyanderaan yang terus terjadi.
Seperti diketahui, penyelamatan pilot Susi Air yakni Philip Mark Mehrtens yang disandera KKB pimpinan Egianus Kogoya masih terus diupayakan, namun kini muncul kasus penyanderaan baru.
Terbaru kasus penyerangan KKB Papua menimpa rombongan karyawan PT Inti Bangun Sejahtera (IBS) sebanyak 6 orang.
Dari 6 orang rombongan karyawan yang pergi ke Okibab itu, 2 dipulangkan, sementara 4 orang lainnya disandera KKB Papua.
Kini kabar lain menyebut bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengambil tindakan tegas untuk menghancurkan markas KKB Papua.
Kabar ini dibagikan oleh channel YouTube Pintu Istana dengan judul MUSNAHKAN!! EGIANUS KOGOYA HANGUS TERBAKAR KENA BOM GANAS UDARA INI!'.
Sementara pada sampul atau thumbnail terdapat narasi teks serupa yaitu 'Jokowi Hilang Kesabaran, Perintahkan Bombardir Markas KKB Papua Tanpa Sisa'.
Unggahan itu terpantau telah mendapat 429 penayangan. Lantas benarkah kabar perintah Presiden Jokowi yang meminta agar seluruh markas KKB Papua dimusnahkan? Simak penjelasan berikut ini:
Baca Juga: CEK FAKTA: Detik-Detik Rizky Febian Logout, Sule sampai Jatuh Sakit dan Membuat Putri Delina Takut
Setelah ditelusuri ternyata kabar terkait perintah pemusnahan markas KKB Papua oleh Presiden itu tidak benar.
Dalam video berdurasi 8 menit 5 detik itu tidak ada informasi atau data valid terkait perintah Jokowi untuk membombardir sejumlah titik diduga markas kelompok kriminal bersenjata Papua.
Narator dalam video menjelaskan soal penangkapan terduga KKB Papua yang terlibat dalam kasus pada akhir April lalu dan telah menyebabkan tewasnya 2 warga di Distrik Yahukimo.
Dapat disimpulkan bahwa narasi soal Presiden Jokowi perintahkan pemboman terhadap markas KKB Papua agar habis tak tersisa merupakan berita bohong atau hoax.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Singgung Pembelahan di Pilpres, Ganjar Minta Relawan Tak Lakukan Politik Identitas dan Tidak Sebar Hoaks
-
CEK FAKTA: HARI INI, Resmi Rujuk Sule Beli Mobil Seharga 20 Miliar Rupiah untuk Nathalie Holscher
-
CEK FAKTA: Rizky Billar Pastikan Keamanan Lesti Kejora dengan Bodyguard Profesional dari TNISaat Acara SCTV Music Awards 2023
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana