SUARASUMEDANG – Belakangan ini aksi thudong, perjalanan spiritual yang dilakukan oleh para biksu menarik perhatian. Tak sekedar perjalanan spiritual biasa, 32 biksu yang ikut terlibat dalam aksi ‘thudong’ ini harus menempuh jarak berkilo – kilo meter menuju perhentian terakhir, Candi Borobudur sebelum pada hari raya Waisak.
Disinyalir mereka telah melintasi beberapa Negara yaitu Thailand, Malaysia, Singapura, dan Indonesia. Mereka berjalan kaki dari Thailand – Singapura kemudian transit ke batam memakai kapal dan terbang ke Jakarta.
Perjalanan ini telah mereka lakukan sejak tanggal 23 maret 2023 hingga diperkirakan akan tiba pada 31 mei – 1 juni 2023, sebelum hari waisak yang jatuh pada tanggal 4 juni 2023.
Aksi thudong ini sempat terhenti akibat covid-19 yang melanda lalu diadakan kembali setelah 2 tahun lamanya.
Para biksu yang mengikuti aksi ini bukanlah biksu sembarangan, melainkan biksu – biksu terpilih dan berpengalaman. Selain itu, biksu yang turut serta mengikuti kegiatan ini tidak memiliki paksaan dari manapun kecuali keinginan mereka sendiri.
Biksu – biksu yang mengikuti aksi keagamaan ini harus menanggung resiko seperti cuaca yang tidak menentu. Karena beberapa daerah yang mereka lewati suhunya bisa mencapai 40 derajat. Tak hanya itu, para biksu juga tidak membawa bekal ataupun uang sehingga mengharuskan mereka bergantung pada pemberian dari penduduk serta kaum Buddha
Sama seperti yang dilakukan oleh warga – warga Indramayu yang menyambut hangat kedatangan para biksu yang telah berjalan kaki sejauh 2.000 KM lebih. Para warga juga memberikan makanan, minuman hingga menawarkan tempat sebagai persinggahan sejenak.
Kini para biksu kabarnya sedang bermalam di vihara budi asih Jatibarang dan akan melanjutkan perjalanannya pada dini hari pukul 04.00 WIB ke arah Cirebon. Sikap ramah dan sangat toleran dapat dirasakan oleh para biksu maupun warganet.
Berdasarkan video yang bersumber dari akun Youtube @maya mix channel, Nampak mobil – mobil polisi beserta ambulance turut menemani perjalanan mereka hingga akhir. Sandiaga Uno dan Kemenparekraf akan menyambut kedatangan para biksu yang berjalan kaki dari Thailand.
Baca Juga: Berani dan Merakyat, Gerindra Identikan Kriteria Jokowi dengan Prabowo
Aksi thudong ini juga memecahkan rekor muri karena telah menempuh perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan.
Fenomena ini seakan menjadi pendingin suasana dari politik yang terus menerus membawa agama sebagai senjata, saling menyakiti, memuja agama yang berlebihan dan lain sebagainya. Bahwasanya manusia itu sama saja hanya saja kadar keimanan seseorang sajalah yang membedakan. Sisanya tidak. Kami bersaudara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRILink Agen Hadir, Danantara Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok
-
Rayakan Kemerdekaan, Danantara Perluas Akses Ekonomi lewat BRILink
-
Dampak Gempa Kolombia: 5 Provinsi Siaga Merah, 86 Gedung Hancur, 7 Bandara Ditutup
-
Danantara dan BRILink Agen, Gerakkan Ekonomi hingga Pelosok Negeri
-
Review Film Forrest Gump: Potret Indah Kejujuran Hati yang Menembus Zaman
-
Alphard Ringsek Dihantam Trailer, KH Anwar Zahid Tetap Berangkat Dakwah
-
Lewat BRILink Agen, Danantara Perluas Akses Ekonomi ke Pelosok Negeri
-
Rectors Game: Cara Unik IPB University Sambut dan Bangkitkan Semangat Mahasiswa Baru di MPKMB 63
-
Mengapa Kemenhut Dorong Perdagangan Karbon Berintegritas?
-
Modal Tabungan BRI Rp100 Ribu, Dapatkan Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale!