SUARA SUMEDANG - Pernahkah kamu bertanya-tanya berapa tingkat toleransi stres kamu? Apakah kamu dapat tetap tenang dalam situasi yang menantang atau apakah kamu mudah kewalahan?
Dilansir dari laman Tiempox, tes psikologi ini menghadirkan dua elemen gambar yang mewakili berbagai tingkat stres.
Stres merupakan respons alami tubuh terhadap situasi yang menuntut dan setiap orang memiliki cara unik untuk menanganinya.
Beberapa orang memiliki kemampuan yang lebih besar untuk mentolerir stres, sementara yang lain mungkin merasa kewalahan karenanya.
Dalam tes ini, kamu harus memilih salah satu yang paling mengidentifikasi diri kamu dan kamu akan menemukan tingkat toleransi stres kamu sendiri..
Bagaimana cara untuk mengetahui soal toleransi tingkat stres yang dialami. Caranya ialah perhatikan baik-baik dua gambar yang ditampilkan diatas.
Lalu, pilih salah satu yang paling menarik bagi kamu. Ingatlah, bahwa pilihan kamu akan mengungkapkan tingkat toleransi stres pada diri kamu.
Berikut ini penjelasan dari gambar yang mewakili untuk mengetahui batas toleransi stres kamu.
1. Membakar Lilin
Baca Juga: Tak Ingin Cepat Puas Meski Dapat Emas di SEA Games 2023, Beckham Putra Nugraha Ucapkan Terima Kasih
Jika kamu memilih opsi ini, kemungkinan besar kamu memiliki tingkat toleransi stres yang tinggi.
Kamu cenderung tetap tenang dan mendekati situasi yang menantang dengan lambat dan bijaksana.
Kamu juga mampu mengatasi stres secara efektif dan dengan tenang mencari solusi.
2. Jam Alarm
Jika kamu memilih opsi ini, kemungkinan kamu memiliki tingkat toleransi stres yang lebih rendah.
Kamu mungkin merasa kewalahan dalam situasi yang menuntut dan mungkin merasa sulit untuk tetap tenang.
Penting bagi kamu untuk mengidentifikasi dan mencari bagaimana strategi manajemen stres yang membantu kamu menjaga keseimbangan serta ketenangan pada saat ada sebuah tekanan.
Jangan lupa, jika tes psikologi ini hanyalah alat ukur untuk merefleksikan tingkat toleransi stres kamu.
Dan juga, mesti diketahui bahwa setiap orang memiliki cara unik dalam cara menangani stres yang dialaminya.
Jika kamu merasa kegugupan/kecemasan memengaruhi kehidupan kamu, disarankan agar mencari dukungan profesional untuk kesehatan mental kamu, mempelajari teknik manajemen mengelola stres serta meningkatkan kualitas hidup kamu. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Jadwal Imsakiyah Bukittinggi Hari Ini, Rabu 25 Februari
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta Rabu, 25 Februari 2026: Lengkap Waktu Sahur hingga Magrib
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 25 Februari 2026, Catat Waktu Subuh hingga Magrib Hari Ini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan