SUARA SUMEDANG - Nama Nindy Ayunda turut terseret dalam kasus Dito Mahendra, yang kini statusnya masuk ke dalam daftar buronan polisi.
Selain itu, Nindy Ayunda pun dianggap telah menyembunyikan Dito Mahendra, yang sekarang ini menjadi tersangka kepemilikan senjata api ilegal.
Mengenai hal ini, Nindy Ayunda sendiri mengaku enggan banyak berkomentar. Terlebih dirinya akan menjalani pemeriksaan.
"Nanti sajalah, karena saya belum dipanggil. Jadi, belum bisa kasih statement," ucap Nindy Ayunda, dalam video yang diunggah kanal YouTube Seleb Oncam News, Senin (22/5/2023).
Nindy Ayunda tak memungkiri sempat diminta polisi untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.
Hanya saja di waktu yang sama, dirinya berhalangan hadir lantaran harus pergi ke luar negeri.
"Waktu itu sudah ada pemanggilan tanggal 5. Suratnya datang tanggal 5, saya berangkat juga ke Bangkok tanggal 5," kata dia.
"Jadi, surat kan harusnya datang jauh-jauh waktu. Ini datangnya tanggal 5, saya dipanggilnya juga tanggal 5. Makanya, (saya) nggak bisa datang," tambahnya.
Di samping itu, Nindy Ayunda hanya memastikan tidak ada sangkut paut dirinya dengan kasus Dito Mahendra.
Baca Juga: 5 Kebiasaan Kecil Ini Mampu Meningkatkan Kualitas Diri, Tertarik Mencoba?
"Intinya, saya nggak ada keterkaitan. Pokoknya, nanti tunggu sajalah karena beritanya simpang siur, ini itu," ucap Nindy.
"Jadi, nanti tunggu saja. Lihat nanti sajalah," katanya.
Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menyatakan, bahwa Nindy Ayunda bakal diperiksa pada Jumat (26/5/2023) mendatang.
"Hari Jumat, Nindy kita panggil sebagai saksi (panggilan pertama), terkait menyembunyikan tersangka (Dito Mahendra)," kata Djuhandhani, kepada awak media, Selasa (23/5/2023). (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
6 Fakta Blackout Massal yang Melumpuhkan Riau Hingga Aceh
-
Wanti-wanti Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak: Jangan Sampai Angkat Piala di Atas Tribun Lagi
-
Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas
-
Listrik di Riau Nyala Kembali usai Padam Total selama 3 Jam
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
-
PLN Investigasi Penyebab Blackout Sumatera Utara: Ini Bedanya dengan Mati Lampu Biasa