SUARA SUMEDANG - Polda Metro angkat bicara, terkait video viral tersangka Mario Dandy Satriyo bisa memakai tali ties yang biasa digunakan untuk ‘memborgol’ saat berada di ruang tahanan.
Dalam video yang beredar, Mario terlihat sedang duduk dengan pakaian berwarna gelap dan tangan yang belum terikat.
Tak berselang lama, ia memakai tali ties sendiri.
Lalu video beralih, dengan tersangka Mario yang menggunakan baju tahanan dan mengucapkan maaf ke keluarga korban David Ozora.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan penjelasan terkait dengan viralnya video tersebut.
“Video tersebut menggambarkan dua peristiwa yang melalui proses editing digabungkan menjadi satu frame dengan menambahkan teks dan back sound effeck sehingga menimbulkan persepsi negatif,” kata Trunoyodo, dikutip dari PMJ News.
Menurutnya, tidak menampik jika gambar yang diperlihatkan dalam video masih berada di lingkungan Polda Metro Jaya.
Trunoyudo menegaskan, Mario Dandy memakai tali ties sendiri ketika mengetahui ada kamera.
“Peristiwa tersebut pada faktanya masih bertempat di dalam kawasan Rutan Polda Metro Jaya dan di bawah pengawasan penyidik dan Ditahti saat pengurusan administrasi penyerahan tersangka dari Ditahti ke penyidik," ujarnya.
Baca Juga: Putri Anne Jarang Menggunakan Hijab, Arya Saloka Ngode Pisah? Amanda Manopo Kembali Dicolek
"Namun, dalam video, MDS dengan sendirinya tiba-tiba menggunakan kabel ties pada saat mengetahui adanya kamera,” lanjut Trunoyudo.
Menurut Trunoyudo, jika fakta yang selanjutnya yakni sesuai SOP tersangka Mario dipakaikan baju tahanan oleh penyidik dan dipasangkan tali ties.
Untuk mengikat tangannya sebelum pemeriksaan kesehatan dan berangkat ke Kejaksaan Negeri untuk proses tahap dua pelimpahan tersangka dan barang bukti.
“Fakta sesungguhnya pasca administrasi selesai, penyidik secara SOP memakaikan baju tahanan berwarna orange dan memasangkan kabel ties kepada tersangka," jelas Trunoyudo.
"Selanjutnya penyidik baru bisa membawa tersangka keluar dari Rutan Polda MetronJaya ke Gedung Bid Dokkes untuk dilakukan tes kesehatan akhir sebelum pelimpahan ke Kejari Jaksel,” tegasnya.(*)
Tag
Berita Terkait
-
Tes Psikologi: Gambar Pertama Kali Dilihat Bisa Ungkap Hal yang Membuat Anda Gelisah Hari Ini, Ayo Cek!
-
Viral Video Mario Dandy Bisa Leluasa Pasang Lepas Borgol, Ayah David: ini yang akan kena ke anak.
-
Lesti Kejora Cemburu Berat lantaran Agnez Mo Puji Ketampanan Rizky Billar Bak Lee Min Hoo, Cek Faktanya!
-
Link Video Viral 47 Detik Mirip Rebecca Klopper dan Rizky Pahlevi Masih Ramai Diburu di Twitter, Ini Bahaya Nonton Konten Pornografi
-
CEK FAKTA: Tetiba Oma Lazuardi Desak Boy William untuk Segera Menikahi Ayu Ting Ting Bikin Semua Kaget
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati