SUARA SUMEDANG - Pelatih kiper Persib Bandung Luizinho Passos ungkapkan alasannya saat membawa dua wajah baru di sektor penjaga gawang tim Pangeran Biru.
Dua wajah baru di sektor penjaga gawang itu berasal dari Akademi Persib.
Passos mengungkapkan alasan dibalik keputusannya membawa dua kiper Akademi Persib di sesi latihan skuad tim yang berjuluk Maung Bandung itu.
“Sekarang, saya bawa dua kiper akademi karena mereka punya potensi. Postur mereka bagus, dan yang terpenting adalah mentalitas,” ucap Passos, dikutip Suara Sumedang dari laman PERSIB (11/6/2023).
Kedua kiper akademi yang diboyong oleh Passos itu ialah, Fitrah Maulana dan Putra Sheva.
Fitrah memiliki jejak membawa Persib U16 juara di ajang Elite Pro Academy PSSI 2022 lalu. Sedangkan Sheva menimba ilmu di Akademi Persib Cimahi.
Passos juga mengucapkan selamat untuk akademi karena telah bekerja dan melahirkan pemain potensial.
“Selamat kepada Akademi Persib yang bekerja dengan baik dan memiliki pelatih yang bagus,” kata Passos.
Kata Passos, Persib Bandung perlu untuk terus meregenerasi lini penjaga gawang. Menurutnya, dukungan pembinaan akademi dalam mengasah kiper-kiper potensial yang ditujukan untuk bisa berkontribusi kepada tim senior.
Sebelum bertolak ke Brasil pada masa libur, ia juga menuturkan bahwa dirinya sempat berbagi ilmu dengan pelatih-pelatih Akademi Persib.
“Sebelum pulang ke Brasil kemarin, saya sempat berbagi ilmu dengan semua pelatih kiper akademi. Saya sampaikan kalau saya suka bekerja dengan banyak kiper dan klub sebesar Persib butuh banyak kiper untuk masa depan,” tutur Passos. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta