SUARA SUMEDANG - Pegasus merupakan alat penyadapan canggih buatan Israel yang menjadi perhatian publik internasional.
Pasalnya, penggunaan perangkat tersebut digunakan untuk membungkam demokrasi di berbagai negara.
Kisah penggunaan Pegasus ini dialami oleh jurnalis Washington Post News, Jamal Khashoggi pada tahun 2018 silam.
Jamal Khashoggi ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan dengan tubuh terpotong-potong di Istanbul, Turki.
Khashoggi terlacak, karena Pemerintah Arab Saudi menggunakan Pegasus untuk meretas telpon milik pribadinya beserta dengan sang istri, Hanan Elatr.
Selain itu, Pegasus juga digunakan untuk melawan demonstran di Thailand dan disebutkan sebanyak 30 korban terinfeksi Pegasus.
Menurut laporan Citizen Lab dan Amnesty Internasional menyebutkan bahwa Pegasus dapat memecahkan komunikasi yang terekripsi dari iPhone, Mac, android dan semua perangkat elektronik berbasis OS lainnya.
Metode operasinya dikenal dengan zero click yang memungkinkan melakukan penyadapan tanpa memerlukan aktivasi klik dari pemilik perangkat.
Pegasus dapat mengakses perangkat dan mengedalikan perangkat pengguna, seperti mengakses data pribadi, email foto, video, mengetahui lokasi pengguna serta mengaktifkan mikrofon dan kamera tanpa sepengetahuan pengguna.
Dari laporan IndonesiaLeaks, alat tersebut telah memasuki Indonesia. Indikasi masuknya Pegasus di Indonesia ditandai dengan masuknya, dua perangkat alat milik Q Cyber Technologie melalu Bandara Soekarno Hatta pada 15 Desember 2020 lalu.
Q Cyber Technologie merupakan induk usaha dari NSO Group sebuah perusahaan asal Israel yang meproduksi Pegasus.
Dari dokumen yang diperoleh IndonesiaLeaks, alat tersebut dipesan oleh PT Mandala Wangi Kreasindo.
Hal itu dikonfirmasi oleh pemeriksa barang di Bea Cukai yang menyebutkan ada kiriman barang berupa alat pendukung komputer dan internet yang berasal dari Bandara Heathrow, London.
Uraian barang itu tercatat sebagai barang elektronik berjumlah satu koli atau setara dengan 40 Kilogram.
“Penerima barang itu PT Mandala Wangi Kreasindo,” kata petugas Bea Cukai.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
4 Kulkas dengan Fitur Pembeku Cepat, Bikin Es Batu dan Makanan Beku Lebih Praktis
-
Rudal Iran Hancurkan Perusahaan China di Kuwait, 1 Orang Tewas
-
Detik-detik Perlawanan Sengit Korban Gagalkan Aksi Pelecehan Seksual di Kebun Karet Sukabumi
-
5 Pilihan Sunscreen untuk Motoran Sesuai Review: Tahan Keringat dan Tak Bikin Kusam
-
Selamat Tinggal BBM? Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
-
Ulasan Buku Cukup Jadi Kamu, Seni Menghargai Diri Tanpa Pengakuan Orang Lain
-
61 Ribu Siswa Jakarta Belum Nikmati Sekolah Gratis
-
ASUS ExpertBook Ultra: Laptop Profesional dengan Mobilitas Tinggi dan Performa AI
-
Eks Satria Muda Gelar Liga Antar Akademi, Dorong Pembinaan Basket Usia Dini
-
Menerka Siasat Licik Vietnam Hentikan Mitchell Baker: Tekel Brutal atau Sikutan?