SUARA SUMEDANG – Pratama Arhan yang dibekali bakat lemparan nan jauh dan skil yang mempuni kini banyak klub luar negri yang meliriknya.
Saat Pratama Arhan tampil di Tokyo Verdy juga pernah menjadi pemberi kemenangan dengan lemparan jauh yang dimilikinya.
Terlebih saat Indonesia melawan Argentina sang juara Dunia, dengan lemparan jauhnya membuat kemelut hingga hampir terjadi gol.
Atas kemampuannya yang meningkat, Pratama Arhan kini dikabarkan telah dilirik pelatih asal klub liga Brazil.
Selain itu harga pasaran Arhan juga melambung tinggi, kini pemain 21 tahun ini memiliki klausul penjualan Rp4,35 miliar.
Adapun pelatih klub liga Brazil yang terang-terangan berminat mendatangkan Pratama Arhan ialah Abel Ferreira.
Dilansir dari yoursay.Suara.cCom Abel Ferreira nampak terpikat atas sklill serta performa yang dimiliki oleh mantan pemain PSIS Semarang.
Lantas bagaimana perjalanan karir sang pelatih ialah Abel Ferreira dikanca persepakbolaan?
ialah Abel Ferreira pria kelahiran Portugal pada 22 Desember 1978 sebelumnya dikenal sebagai pemain sepak bola yang cukup mempuni, sebelum akhirnya ia memilih untuk menjadi pelatih.
Baca Juga: Liga 1: LIB akan Evaluasi Kapasitas Suporter Tandang Pasca Masa Kampanye
Bermain di klub liga Portugal Sporting CP dan pada 2011 ia gantung sepatu, setahun kemudian 2012/2013 ia menjadi pelatih u-19 Sporting, kemudian naik jabatan latih tim Sporting B pada 2013/2014.
2016 sebagai manager Braga B kemudian 2019 jadi pelatih PAOK Salonika, 2020 ia melatih Palmiras klub kasta atas liga Brazil. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan