SUARA SUMEDANG - Shayne Pattynama menjalani debut bersama Timnas Indonesia pada laga FIFA Matchday Indonesia vs Argentina.
Pemain keturunan Indonesia itu resmi di naturalisasi dan mendapat panggilan dari Shin Tae Yong untuk bermain membela timnas.
Namun ada cerita menarik datangnya Shayne ke Indonesia. Ia kaget dengan menu sarapan di Indonesia yang di dominasi oleh nasi.
Hal tersebut menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi Shayne. Meski memiliki darah keturunan Indonesia, Shayne lahir dan besar di Belanda.
Adaptasi pun tak sulit, ia mengaku jika proses adaptasi bersama Timnas Indonesia sangat terbantu dengan adanya Stefano Lilipaly dan Marc Klok.
Shayne menjelaskan kedua sosok itu menjadi yang sangat membantu adaptasi, karena mereka bisa berbahasa Belanda yang membuat komunikasi bisa berjalan dengan lancar.
“Stefano teman sekamar saya dan mereka merawat saya dengan sangat baik,” kata Shayne Pattynama.
Ia sempat mengutarakan jika dirinya merasa bangga bisa menjadi bagian dari skuad Garuda.
Ungkapan itu ia utarakan dalam sebuah keterangan unggahan di media sosialnya.
Baca Juga: Terungkap, Denny Sumargo Jadi Saksi jika Arya Saloka dan Amanda Manopo Sering Bertemu, Cek Faktanya!
“Saya sangat senang dan bangga berada dalam posisi untuk melakukan ini. Secara pribadi perjalanan ini sangat berkesan bagi saya karena begitu menginjakkan kaki di Jakarta saya merasa seperti berada di rumah sendiri,” tulis Shayne, dikutip Suara Sumedang (5/7/2023).
Datangnya ke Indonesia, membuat dirinya ingat akan sosok ayahnya yang berasal dari Indonesia.
“Ayah saya lahir di Semarang tetapi pindah ke Belanda ketika dia masih muda. Dia memang lama tinggal di Belanda tapi hatinya selalu di Indonesia,” kata Shyane.
“Mimpinya adalah pergi ke Indonesia bersama seluruh keluarga tetapi sayangnya ayah saya meninggal hampir 6 tahun yang lalu,” sambungnya.
Ia juga mengungkapkan tekadnya membela Timnas Indonesia dipersembahkan untuk sang ayah.
“Untuk alasan ini tim nasional akan memiliki arti yang lebih dalam bagi saya. Setiap kali saya memakai baju saya akan berjuang untuk negara ini dan untuk ayah saya,” ucap Shayne. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Giliran Kurniawan Dwi Yulianto Semprot Sadil Ramdhani: Jangan cepat puas diri dan tetap rendah hati
-
Elkan Baggott Bagikan Pengalaman Bermain dengan Argentina, Asnawi Mangkualam Sebut Jangkung
-
Usai Jalani Laga Indonesia vs Argentina, Kondisi Fisik Marselino Ferdinan Buat Tim Dokter KMSK Deinze Terkejut
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Selasa 24 Februari 2026, Jangan Terlambat Sahur!
-
Jadwal Imsakiyah Bukittinggi Selasa 24 Februari 2026, Ayo Sahur Tepat Waktu!
-
3 Cara Menghasilkan Uang dari HP Tanpa Modal untuk THR Lebaran, Terbukti Cuan Maksimal
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
4 Pelembab Bamboo, Perbaiki Skin Barrier Kulit Sensitif yang Mudah Iritasi
-
7 Serum Alpha Arbutin dan Niacinamide Ampuh Hempas Noda Hitam, Siap Glowing saat Lebaran
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Drama Kasus Tual: Kenapa Kapolda Maluku Kejar Tenggat Waktu Pelimpahan Berkas Bripda Siahaya?
-
Terungkap! 4 Fakta Pelarian 8 Tahanan Polres Way Kanan Berawal dari Tukang Kantin